alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Disdag Sidak Parsel Lebaran, Masa Kedaluwarsanya Minimal Enam Bulan

MATARAM-Menjelang Lebaran, Dinas Perdagangan (Disdag) NTB terus memantau sejumlah kebutuhan masyarakat. Mulai dari sembilan bahan pokok (sembako) hingga mengecek kelayakan parsel yang dijual di pasaran. Baik itu retail lokal maupun retail nasional yang ada di Kota Mataram.

“Kami ingin memastikan ketersedian bapok dan parsel yang diperjualbelikan dalam kondisi baik. Apalagi Lebaran beberapa hari lagi,” kata Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) NTB Hj Putu Selly Andayani, kemarin (27/5).

Dalam sidak ini Disdag NTB menggandeng BBPOM, Disdag Kota Mataram, dan jajaran terkait meliputi sembilan retail modern. Di antaranya, Supermarket Hero, Jembatan Baru, Niaga Selaparang dan Niaga Adi Sucipto, Giant, Transmart,  MGM, Mario, Ruby. “Kami turunkan tiga tim untuk sidak parsel,” jelasnya.

Dari sembilan titik retail, Disdag dan stakeholder lainnya menemukan satu parsel dalam kondisi tidak memenuhi standar. Yakni, ditemukan salah satu minuman dengan kondisi mendekati kedaluwarsa.

“Kami langsung berikan teguran dan langsung diganti oleh pihak retail. Karena berdasarkan surat edaran yang ada produk harus memiliki masa kedaluwarsa dengan jarak enam bulan,” tutur mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB tersebut.

Menurutnya, dari tahun ke tahun sudah ada perubuhan, kendati temuannya hanya ada di satu ritel modern saja. Karena selebihnya mereka sudah banyak yang menerima surat edaran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk membeli parsel. Selain itu untuk ketersedian bahan pokok lainnya dan harga dipastikan stabil.

“Kami pastikan parsel yang ada dalam kondisi aman, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai POM Mataram Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih mengatakan, di akhir April pihaknya sudah menyampaikan surat ederan kepada distributor dan supermarket yang membuat parsel. Di mana parsel itu produknya sudah harus terdaftar di BPOM, ada PIRT, tanggal kedaluwarsa dan tidak ada minuman beralkohol.

“Memang ada beberapa produk yang tanggalnya kurang dari 6 bulan tetapi akan ganti, dan ada dari 9 sarana sudah dilakukan mengawasan untuk parsel tidak ada temuan semua baik-baik,” tandasnya. (tea/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Satu Gerakan, Warga Desa Kuripan Lawan Penyebaran Covid-19

Warga Desa Kuripan kian konsisten menerapkan protokol kesehatan. Apalagi setelah berhasil menyabet juara pertama untuk tingkat kabupaten di lomba Kampung Sehat. Sederet inovasi pun telah disiapkan Desa Kuripan.

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks