alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pemudik Harus Sabar dan Waspada!

MATARAM-Dinas Perhubungan (Dishub) NTB memperkirakan jumlah pemudik tahun ini mencapai 19 ribu lebih orang per hari. Dengan memperhitungkan moda transportasi udara atau jumlah penumpang bandara dan laut.

“Semuanya digabung dengan jumlah penumpang kapal ferry rute Padangbai-Lembar, Pelabuhan Kayangan-Poto Tano, kemudian Surabaya-Lembar dengan KM Legundi,” terang Kepala Dishub NTB Lalu Bayu Windia, kemarin (27/5).

Meski jumlah mencapai belasan ribu orang, ia memastikan bahwa ketersediaan sarana transportasi yang ada, masih pada batas aman. Sebab kata Bayu, jumlah pemudik tersebut hampir sebanding dengan ketersediaan kursi kendaraan yang beroperasi yaitu 21.176 kursi. Terdiri dari taksi, angkutan sewa, dan bus.

“Artinya dari sisi supply and demand, kita masih aman,” tegasnya.

Selain arus penumpang, kendaraan yang digunakan pemudik mencapai ribuan unit. Bayu menyebut, kendaraan roda dua dan empat yang menyeberang melalui Pelabuhan Kayangan-Poto Tano diperkirakan mencapai 1.400 unit lebih. Sementara yang melalui Lembar-Padangbai sebanyak seribu unit.

Dengan jumlah sebanyak itu, tentu saja pemudik harus berhati-hati. Karena intensitas penggunaan jalan semakin meningkat. Kemudian, utamakan keselamatan dengan memanfaatkan posko-posko terpadu milik pemerintah. Ia juga memetakan beberapa titik rawan macet, biasanya di pasar tumpah. Seperti, Pasar Masbagik dan Pasar Paokmotong di Lombok Timur, Pasar Mantang dan Kopang di Lombok Tengah, dan Pasar Seketeng di Sumbawa.

“Kami menempatkan beberapa petugas untuk berjaga di sana, untuk mengatur lalu lintas,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR NTB H Syahdan mengatakan, baik jalan provinsi maupun jalan nasional dalam kondisi mantap. Kemantapan jalan provinsi yaitu 83,25 persen, sementara  kemantapan jalan nasional mencapai 98 persen. Dengan fakta tersebut, harus diingat bahwa penggunaan jalan harus memperhatikan rambu lalu lintas agar selamat sampai tujuan.

Dia mengingatkan, ada beberapa lokasi rawan kecelakaan yang harus diantisipasi pemudik. Seperti di Patung Sapi di Lombok Barat, Jembatan Pemepek dan Pringgarata di Lombok Tengah. Rawan longsor baik di jalan nasional maupun provinsi ada di ruas jalan Rembiga-Pemenang (Pusuk KLU), Dasan Biluk-Sembalun Bumbung (Pusuk, Lotim), Simpang Negara-Taliwang, Raba-Sape, Lenangguar-Lunyuk dan Sejorong-Tetar.

“Biasanya longsor pada saat musim hujan ya, tetapi kan sekarang sudah masuk musim kemarau, meski begitu kita sudah pasang rambu dan menempatkan beberapa alat berat disana,” tandasnya. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks