alexametrics
Jumat, 14 Agustus 2020
Jumat, 14 Agustus 2020

Libur Korona, Kasus Pencabulan Terhadap Anak di NTB Meningkat

MATARAM-Masa pandemi Covid-19, kasus kekerasan terhadap anak di NTB melonjak. ”Peningkatannya mencapai 55,8 persen,” kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati, Senin (27/7).

Dari Januari hingga Juni 2020, tercatat sebanyak 187 kasus kekerasaan terhadap anak yang ditangani Polda NTB. Jika berkaca tahun 2019 di periode yang sama, Polda NTB hanya menangani sebanyak 120 kasus. ”Peningkatannya ada sebanyak 67 kasus,” jelasnya.

Jenis kekerasan terhadap anak yang paling besar adalah persetubuhan. ”Kita tangani sebanyak 77  kasus,” ujarnya.

Di posisi kedua disusul kasus pencabulaan dengan 35 kasus. Serta penganiayaan sebanyak 34 kasus. ”Kasus terbanyak terjadi di Dompu dengan 31 kasus, kemudian Lombok Tengah 28 kasus, dan Sumbawa 24 kasus,” bebernya.

Menurutnya, masa pandemi seharusnya bisa menekan angka tindakan kekerasan terhadap anak di NTB. Karena asumsinya, anak-anak bisa lebih dekat dengan keluarga. ”Kebanyakan kan para orang tua banyak memiliki waktu dengan anak di rumah,” ujarnya.

Tetapi, itu tidak menjamin. Buktinya, kasus kekerasan terhadap anak terus meningkat. ”Untuk itu,  para orang tua harus memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga anaknya agar terhindar dari tindakan itu,”  imbaunya.

Pujawati juga menganalisa faktor pandemi ini  juga belum tentu menciptakan kondisi anak bebas dari kekerasan seksual. Karena, para pelaku mengincar anak-anak yang lebih dekat dengannya.”Anak masuk dalam kondisi rentan untuk menjadi korban para pelaku di masa pandemi. Perlu peningkatan pengawasan dari para orang tua,” ujarnya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks