alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Kementerian KUKM: 65 Persen Penonton Bakal Belanja Merchandise dan Kuliner

MATARAM-Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) telah memetakan jenis produk yang paling banyak diminati penonton pada event MotoGP. ”Kaitannya dengan merchandise MotoGP, seperti kaos, apparel atau produk lainnya,” kata Menteri KUKM Teten Masduki.

Teten mengatakan, dari 19 series MotoGP, ada 16 series yang penontonnya mencapai 100 ribu orang. Dari jumlah tersebut, penonton laki-laki paling mendominasi, hingga 80 persen, dan sisanya perempuan 20 persen. Kemudian, jika dilihat dari usia, rata-rata penonton MotoGP berada di umur 35 tahun.

”65 persen dari penonton itu, belanjanya merchandise. Juga kuliner. Itu kita sudah pelajari dari pengalaman di (Sirkuit) Sepang, Malaysia,” ujarnya.

Dari sana, Teten berharap UMKM dari NTB bisa menyiapkan produknya. Disesuaikan dengan kebutuhan dari penonton MotoGP. ”Perlu ada proses pendampingan juga. Terutama bagi UMKM yang produknya relevan dijual di MotoGP,” kata Teten.

Baca Juga :  Penyelenggaraan MXGP di Sumbawa Diprediksi Munculkan Destinasi Wisata Baru

Kata Teten, kementerian maupun OPD terkait terus mematangkan persiapan UMKM untuk menyambut balapan MotoGP. Khususnya dalam memasarkan produk lokal, agar bisa laku dan diminati penonton.

”Ini yang harus segera kita siapkan. Supaya UMKM di NTB bisa memanfaatkan momentum MotoGP,” sebutnya.

Ratusan UMKM yang produknya telah terkurasi dan merupakan binaan OPD lingkup Pemprov NTB, dipastikan akan berpartisipasi saat MotoGP. Salah satunya136 UMKM dari Dinas Pariwisata (Dispar) NTB.

Kepala Dispar NTB H Yusron Hadi mengatakan, rencananya seluruh UMKM akan disebar di lima titik lokasi. Parkir timur Sirkuit Mandalika, parkir barat, dalam kawasan, beach park, serta Bazaar Mandalika. Selain itu juga seluruh UMKM sudah disampaikan ke deputi pemasaran dan promosi Kemenpar untuk ikut dipromosikan di berbagai market place.

Baca Juga :  Ayo Nginap di Gili! Ada Fast Boat dan Bus Siap Antar Jemput ke Mandalika

Sekaligus diprogramkan dapat mengisi di alat planogram dan vending machine. Khusus untuk Bazaar Mandalika diharapkan dapat dimanfaatkan untuk UMKM, khususnya mereka yang sudah bekerja sama dengan ITDC.

Berkaca saat WSBK November lalu, sejumlah spot di sana banyak yang tutup. ”Jadi kita harap nanti tak hanya diisi pedagang pop mie dan rokok saja. Tapi ada UMKM juga,” tandasnya. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/