alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Jalan Terus, Pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika Tak Terganggu Wabah Korona

MATARAM–PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan pembangunan sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021 jalan terus. Pengerjaan sirkuit MotoGP jalan raya pertama di dunia ini tak terdampak pandemi virus Korona.

“Kami pastikan hingga saat ini proses pembangunan Sirkuit Mandalika terus berlangsung dan berjalan normal sesuai timeline,” kata Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer, kemarin (27/3).

Abdulbar memastikan, sirkuit akan selesai sesuai rencana yakni pada akhir tahun 2020. Pria berkacamata ini menjelaskan, secara keseluruhan, pembangunan telah mencapai 30 persen, dengan masih berfokus kepada ground work atau pekerjaan tanah.

Secara rinci dia menjelaskan, pekerjaan tanah yang telah dilakukan mencakup land clearing yang mencapai 426.375 meter persegi atau 81,24 persen. Selain itu telah ada pemasangan pagar beton precast keliling sepanjang 5.177 meter atau 82,83 persen. Kemudian galian tanah trek sebesar 180.824 meter kubik atau 79,71 persen, dan pekerjaan timbunan tanah mencapai 69.206 meter kubik atau 18,34 persen.

“Kami juga memastikan bahwa pengerjaan proyek Sirkuit Mandalika ini dilaksanakan dengan selalu mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah,” kata Abdulbar.

Dalam proses konstruksi, ITDC memastikan jaminan sanitasi dan tingkat hygene lingkungan. Juga pemeriksaan suhu tubuh para semua pihak yang terlibat, membiasakan mencuci tangan, dan penggunaan APD serta penerapan physical distancing katanya.

Dijelaskan Abdulbar, pekerjaan tanah merupakan salah satu bagian penting konstruksi Sirkuit Mandalika. Guna membuat sirkuit sesuai dengan regulasi dan standar Federasi Motor Internasional atau FIM.

Di sisi lain, pembangunan Sirkuit Mandalika ini dilakukan dengan teliti dan detil sesuai tahapan yang ada. (Tahapan lengkap sesuai grafis). Abdulbar juga menjelaskan, pembangunan Sirkuit Mandalika juga menuntut tingkat presisi pekerjaan yang tinggi agar sesuai dengan standar yang dibuat oleh FIM serta memenuhi harapan DORNA untuk nantinya menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai acuan sirkuit jalan raya yang memiliki tingkat keamanan dan safety tinggi.

“Kami berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan semua pihak kepada kami,” katanya.

Sehingga pembangunan Sirkuit Mandalika, sebagai salah satu elemen utama dalam penyelenggaraan MotoGP di The Mandalika pada 2021 mendatang berjalan lancar sesuai jadwal.

“Berkat dukungan Pemerintah Pusat melalui kementerian dan lembaga terkait, dukungan Pemerintah Daerah serta sinergi BUMN,” kata Abdulbar.

Sejauh ini, untuk menyukseskan MotoGP Lombok tahun 2021, pemerintah pusat memberikan dukungan melalui Kementerian dan BUMN. Antara lain pembangunan akses jalan bypass sepanjang 17,39 kilometer dengan Right of Way jalan selebar 50 meter dari Bandara Internasional Lombok ke The Mandalika. Proyek jalan ini sedang berlangsung ditangani Kementerian PUPR.

Sementara dari BUMN, saat ini sedang dalam proses penambahan panjang landasan pacu bandara, upgrade kargo dan aksesibilitas, ekspansi apron dan pelebaran taxiway serta kegiatan promosi di Bandara Internasional Lombok yang dilakukan  Angkasa Pura I.

Juga ada pengembangan fasilitas kargo dan cruise oleh Pelindo III dan ASDP di Pelabuhan Lembar. Termasuk penambahan kapasitas listrik di kawasan Mandalika oleh PLN, serta pembukaan rute baru bus yang melayani sejumlah wilayah di Lombok menuju The Mandalika oleh DAMRI.

Sementara itu, terkait lahan enclave, Abdulbar menjelaskan, proses pembebasan lahan terus berjalan dengan baik dengan prioritas lahan enclave yang terletak di dalam wilayah pembangunan Sirkuit.

Setelah melalui dialog yang konstruktif, banyak warga yang menyatakan dukungannya dengan melepas lahan mereka sesuai nilai appraisal.  ITDC sendiri kata Abdulbar, selain menawarkan ganti untung, juga telah membuat terobosan dengan menawarkan skema baru yaitu ruilslag atau tukar guling lahan bagi pemilik lahan enclave. ITDC optimistis skema ini akan semakin mempercepat penyelesaian pembebasan lahan enclave.

“Kami optimistis bahwa pembangunan Sirkuit Mandalika tidak akan terhambat,” tegas Abdulbar. (kus/r6)

TAHAPAN PEMBANGUNAN SIRKUIT MANDALIKA

PENGERJAAN TREK UTAMA

Pada pengerjaan main track ini, lintasan sepanjang 4,31 km digali dengan kedalaman satu meter untuk pondasi.

PEMBUATAN SERVICE ROAD

Service Road dibuat di kanan dan kiri trek.

LAPIS PONDASI

Pekerjaan lapis pondasi ini dengan agregat atau batu pecah.

PEMBUATAN DRAINASE

Drainase berada di sisi kanan dan kiri trek menyesuaikan kemiringan trek tersebut.

PENGASPALAN

Pengaspalan dilaksanakan dengan tiga lapis perkerasan aspal. Yaitu lapis asphalt concrete-base, lapis asphalt concrete-binder course, dan lapis asphalt concrete-wearing course.

PEMBUATAN ASPHALT BERM

Pembuatan verge ini di sisi kanan dan kiri trek yang berfungsi sebagai bahu jalan dan sebagai tanda visual bagi para rider terhadap batas luar dan dalam dari tikungan (sebelum run off).

PENGERJAAN DETAIL SERVICE ROAD

Ini adalah pekerjaan detil pada service road yang dibuat di kanan dan kiri trek.

PENGERJAAN AREA RUN OFF

Pekerjaan ini terdiri dari tiga jenis permukaan yaitu aspal, gravel bed, dan rumput. Run off dibangun di setiap tikungan dengan kombinasi dari ketiga jenis run off tersebut untuk memastikan keamanan atau safety para rider.

PEMBANGUNAN TUNNEL

Terowongan ini dibangun untuk akses masuk ke bagian tengah sirkuit.

Sumber: ITDC

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks