alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

Covid-19, Pembangunan PLTU Sambelia Jalan Terus

MATARAM-PT PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara memastikan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sambelia jalan terus di tengah pandemi. PLTU di Desa Padak Guar, Kecamatan Sembelia, Lombok Timur tersebut progressnya kini sudah 39 persen.

“PLTU ini berkapasitas 2 x 50 Mega Watt,” kata Manager Proyek PLTU Sambelia Edo Agung Wibowo, kemarin (28/6/2020).

Edo mengatakan, PLTU Sambelia berbahan bakar batubara. Listrik yang dihasilkan PLTU ini nantinya akan interkoneksi dengan dua jalur utama Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yakni SUTT Pringgabaya dan SUTT Bayan.

“Secara umum sudah 39 persen. Beberapa tahapan konstruksi masih terus dikerjakan baik elektrikal maupun mekanikal,” kata.

Edo tak menampik bahwa aktivitas pekerjaan di lokasi sempat terkendala karena pandemi Covid-19. Namun PLN telah beradaptasi dengan kondisi tersebut. Salah satunya dengan menerapkan standar protokol kesehatan sesuai instruksi perusahaan dan imbauan pemerintah. Hal tersebut dikarenakan aktivitas pembangunan harus tetap berjalan sesuai jadwal. Terlebih lagi PLTU Sambelia ini merupakan salah satu program 35.000 MW pemerintah.

“Menghadapi new normal, aktivitas pekerjaan di lokasi proyek menerapkan protokol kesehatan yang berlaku di lingkungan kerja,” kata Edo.

Antara lain seperti pemeriksaan suhu tubuh, pengaturan waktu kerja, penggunaan masker, dan juga penyediaan fasilitas cuci tangan di seluruh area kerja. Tidak hanya berlaku bagi pekerja, tetapi juga bagi pengunjung yang diberikan akses masuk.

Jika tak ada aral melintang, pembangunan PLTU Sambelia dijadwalkan tuntas tahun depan. Rencananya sudah akan interkoneksi dengan sistem kelistrikan Lombok pada pertengahan 2021.

“Kami optimis untuk segera menyelesaikan pembangunan PLTU Sambelia ini,” kata Edo.

Target Commercial Operation Date sudah semakin dekat. Harapan pihaknya, dengan selesainya pembangunan pembangkit ini, perekonomian di NTB lebih meningkat lagi karena kebutuhan listriknya semakin tercukupi. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mataram Aktifkan Jam Malam, Lampu Jalan Dipadamkan

Pemkot Mataram kembali menerapkan aturan jam malam. Warga dilarang berkumpul di ruang publik di atas jam 10 malam. ”Sudah kita berlakukan lagi mulai pertengahan minggu ini,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Berpolitik Praktis Tiga PNS Mataram Dapat Sanksi

Tiga ASN/PNS Pemkot Mataram mendapat sanksi dari pejabat pembina kepegawaian (PPK). ”Sudah kita lakukan. Ada sekitar tiga dari enam orang yang pernah diklarifikasi Bawaslu,” kata Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks