alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Industri Perikanan Baru Dilirik Pemprov NTB

MATARAM-Potensi sektor perikanan NTB sangat besar. ”Industrialisasi di bidang perikanan ini harus dikembangkan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat meninjau Balai Benih Ikan, Batu Kumbung Lingsar, Selasa (28/4).

                Sudah menjadi rahasia umum, potensi perikanan NTB cukup besar. Namun sampai saat ini belum ada pengelolaan yang serius. NTB masih bergantung pada daerah lain jika ingin ekspor produk perikanan.

                Gubernur mengakui potensi perikanan NTB besar sehingga sangat potensial dikembangkan. ”Tingkat konsumsi ikan di NTB juga semakin tinggi,” kaatanya.

Ikan menurutnya menjadi salah satu sumber protein yang wajib dikonsumsi masyarakat. Jika industri perikanan berkembang secara tidak langsung mendorong tingkat konsumsi ikan masyarakat.

Ia menekankan, industri bidang perikanan tidak hanya ditekankan pada pengolahan ikan saja. Namun meliputi pembibitan, pembesaran, hingga produksi pakan ikan. ”Mudahan bisa kita wujudkan dalam waktu dekat,” katanya.

Industri bidang perikanan bisa dimulai dari tingkat BUMDes dan IKM, sehingga proses industrialisasi dikerjakan oleh masyarakat sekitar. ”Pengolahan dilakukan masyarakat sekitar, jadi manfaat industrialisasi dapat dirasakan masyarakat kita,” katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB H Yusron Hadi mengatakan, prospek industrialisasi di bidang perikanan ini sangat tinggi. ”Peluang ini tidak boleh disia-siakan,” katanya.

Potensi perikanan sangat banyak, baik di darat maupun di laut. Baik untuk budi daya maupun perikanan tangkap. Karena itu peluang dan kesempatan ini harus segera kita tangkap. ”Industrialisasi tidak selalu harus muluk-muluk, bagaimana meningkatkan nilai tambah, itu yang penting,” terangnya.

Ia mencontohkan, harga pakan ikan yang tinggi membuat petani ikan mengeluarkan dana besar. ”Industrialisasi perikanan ini ini nanti dapat memproduksi pakan ikan dengan harga relatif terjangkau,” katanya.

”STIP Banyumulek akan membantu merancang mesin pembuat pakan,” tambahnya.

Dengan dimulainya industrialisasi bidang perikanan di Lingsar, diharapkan NTB menjadi daerah mandiri. Baik itu dari segi pakan hingga pengolahan ikannya.

Selain itu, sentuhan pascapanen juga akan dilakukan. ”Ikan nila asap, bandeng asap atau produk ikutan yang dihasilkan UMKM dijual BUMDes,” harapnya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks