alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Tol Listrik Sumbawa Dukung Penyelenggaraan MXGP Samota

MATARAM-Gelaran Motocross Grand Prix (MXGP) Samota bulan ini didukung penuh PT PLN (Persero). Mereka telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan tegangan tinggi dengan panjang jaringan 748,71 kilometer sirkuit (kms).

General Manager PT PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) Wahidin mengatakan, sistem interkoneksi tegangan tinggi yang disebut Tol Listrik Sumbawa ini mulai dibangun sejak 2009. Tol Listrik Sumbawa terbagi menjadi dua sistem tegangan tinggi. Yakni tegangan tinggi 70 kilovolt (kV) dan 150 kV. “Interkoneksi Tol Listrik Sumbawa tersusun oleh 1.201 tapak tower yang membentang dari ujung barat sampai dengan ujung timur dengan menelan nilai investasi konstruksi sebesar 591 miliar,” terangnya.

Kebutuhan listrik MXGP Samota akan disuplai dari tiga pembangkit utama. Yaitu PLTU Sumbawa Barat dengan kapasitas 2×7 MW, PLTMG Sumbawa 50 MW, dan PLTMG Bima yang berkapasitas 50 MW.

Baca Juga :  Ritel Wakaf Pelopor Kebangkitan Ekonomi

Wahidin mengatakan sejak jauh hari PLN membangun infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pembangunan dan perkembangan ekonomi dari segala lini dan sektor yang diperlukan. MXGP Samota yang akan digelar 24-26 Juni sudah siap didukung PLN.

“Keandalan listrik untuk mensukseskan gelaran international MXGP merupakan sebuah keharusan bagi PLN, dan PLN sangat siap mengambil peran untuk turut serta mengembangkan perekonomian di daerah maupun nasional dengan menyediakan pelayanan prima dengan sistem kelistrikan yang mumpuni,” papar Wahidin.

Ditambahkan, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dilaksanakan PLN di Provinsi NTB masih terus dilakukan. Baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Beberapa proyek yang sedang dan masih berlangsung terus dikebut penyelesaiannya.

Baca Juga :  Jalur SUTT Bima-Sape Beroperasi, Tol Listrik Sumbawa Semakin Mantap

Saat ini PLTU FTP2 Sambelia di Lombok dengan kapasitas 2×50 MW masih dalam proses menuju operasi perdana yang direncanakan tahun ini. Pembangkit ini akan diperkuat dengan sistem tegangan tinggi baru yang akan dibangun dari Jeranjang ke arah Sekotong, Lombok Barat. Ini untuk mendukung pariwisata.

“Kami juga sedang menyiapkan penambahan infrastruktur baru di Pulau Sumbawa untuk menunjang investasi sektor pertambangan dan industri,” kata Wahidin. (*/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/