alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Penumpang Damri Bandara Naik 20 Persen

MATARAM-Mahalnya tiket pesawat ternyata tidak mempengaruhi antusiasme masyarak untuk menggunakan jasa transportasi udara. Seperti yang diungkapkan Rizal. Mahasiswa Universitas Mataram ini, rela merogoh kocek hingga Rp 1,2 juta untuk mudik ke kampung halamannya di Jakarta.

Alhamdulillah dapat tiket harganya segitu, itupun dari maskapainya bilang udah termasuk harga tiket promosi,” terangnya, kemarin (30/5).

Dibandingkan sebelum, ia bisa mendapat harga Rp 600 ribu sampai  700 ribu. Sementara jelang mudik Lebaran, biasanya Rp 900 ribu. Sangat berbeda pada tahun ini, harganya naik dua kali lipat. Namun, Rizal tidak punya pilihan lain. Karena ini satu-satunya alat transportasi yang menurutnya aman dan cepat.

“Kalau naik kapal, kapan sampainya ya makanya ini diusahakan pakai pesawat, nggak bawa barang banyak-banyak, ini pakaian aja biar nggak kena biaya bagasi berbayar,” tandasnya.

Sementara itu, General Manager Perum Damri Cabang Mataram Jajak Sumijan mengakui, pasca kenaikan harga tiket pesawat yang berlaku sejak awal tahun ini, ,membuat dirinya mengubah beberapa kebijakan.

“Salah satu kebijakan yang saya ubah yaitu penumpang yang kami angkut ke bandara sebelumnya per 30 menit sekali, sekarang satu jam sekali,” kata dia.

Hal ini untuk meminimalisasi biaya operasional bus yang membengkak. Bahkan tidak sedikit bus yang lalu lalang dalam kondisi kosong. Karena penumpang yang diangkut dari pool Damri ke Bandara Internasional Lombok (BIL) dan sebaliknya tak lebih dari tujuh orang. Jelas pendapatan dari rute ini mengalami penurunan sampai 40 persen.

“Belum bangkit dari pasca gempa, lagi kita dihadapkan dengan mahalnya tiket pesawat ini,” terang Jajak.

Namun, jelang mudik Lebaran setidaknya sedikit bisa membantu pemulihan itu. Ia menyebut, kenaikan penumpang pada kondisi sekarang ditaksir mencapai 20 persen. Menurutnya, masyarakat terpaksa berhadapan dengan harga mahal, karena mau tidak mau harus menggunakan moda angkutan udara.

“Karena situasi kayak gini, Alhamdulillah ada kenaikan tetapi itu nggak mengubah kebijakan, kami tetap berangkatkan penumpang setiap satu jam sekali,” pungkas Jajak. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks