alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Di NTB, Baru 1.331 Pekerja Terima BLT Tahap Pertama

MATARAM-Pekerja di NTB yang telah menerima bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama baru 1.331 orang. ”Pencairan bertahap karena dari kementerian baru menyeleksi 2,5 juta pekerja se-Indonesia,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Hj Wismaningsih Drajadiah, pada Lombok Post Minggu (30/8/2020).

Jumlah pekerja di NTB yang diajukan ke Kementerian Ketenagakerjaan mencapai 73.813 orang. Namun usulan dari semua daerah divalidasi kembali oleh kementerian. Sehingga tahap pertama baru 2,5 juta pekerja yang menerima dana Rp 600 ribu per bulan itu. ”Mungkin masih ada yang salah nomor rekening, ada yang dobel data, dobel nama,” katanya.

Bagi pekerja yang belum masuk dalam data, sebaiknya perusahaan segera memasukkan data pekerjanya melalui BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan, mereka yang baru mendaftar Juni 2020 kalau bisa diterima. ”Sebab kuota 15 juta dari pusat belum terisi semua, banyak belum masuk,” katanya.

Upaya itu perlu dilakukan agar semua pekerja yang terdapak covid-19 bisa terbantu. Bila memang masih ada ruang yang belum terisi, menurutnya peserta BPJS baru tidak masalah dimasukkan. ”Kita optimalkan saja kepesertaan ini,” ujarnya.

Wisma berharap, dengan bantuan-bantuan dari pusat maupun daerah bisa mengurangi dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19. ”Pusat dan daerah terus berupaya menekan dampak agar kita tidak terlalu terpuruk,” ujar mantan Kadis Sosial NTB itu.

Rencananya, penyerahan secara simbolis di NTB akan digelar awal September ini. ”Rencananya kemarin tapi diagendakan ulang karena pak gubernur masih ada agenda lain,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan NTB Adventus Edison Souhuwat mengatakan, pencairan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap petama sebanyak 2.5 juta pekerja. “Di NTB yang masuk sebanyak 1.331 pekerja dari total jumlah rekening terkumpul 49 ribuan pekerja,” jelasnya.

Pihaknya terus mengimbau perusahaan untuk bantu memberikan nomor rekening pekerjanya. Namun terkait jumlah perusahaan yang belum menyetor nomor rekening, ia belum memastikan.

”Saya belum update total jumlah perusahaan karena masih ada juga yang diminta koreksi nomor rekening untuk yang belum valid,” katanya.

Dalam BLT pekerja itu, pekerja yang masuk sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan menerima bantuan Rp 600 ribu per bulan. Namun akan diterima Rp 1,2 juta setiap kali cair atau diberikan dua bulan sekali. (ili/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks