Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Lembar Denny F Anggoro mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 26 armada di Pelabuhan Lembar untuk mengangkut calon pemudik. Termasuk adanya penambahan tiga rute atau tujuan.
"Untuk jadwal normal kita pasang 13 kapasitas kapal bila kemudian padat maka kita bisa tingkatkan (penambahan kapal, red) berbasis permintaan," ucapnya, Senin (18/4/2022).
Denny menegaskan, dengan penambahan tiga rute tersebut maka dapat mengurai potensi lonjakan pemudik. Adanya lonjakan pemudik, menurutnya, akibat dua tahun terakhir tradisi mudik lebaran ditiadakan pemerintah.
"Perkiraan kami memang ada lonjakan pemudik, tapi akan terpecah dengan penambahan rute ini. (potensi, red) Lonjakan terjadi pada rute long distance Lembar-Surabaya, Lembar-Ketapang2," bebernya.
Menyinggung rincian penambahan ketiga rute, sambung Denny, yakni rute Lembar-Surabaya, Lembar-Padangbai. Kemudian, rute Lembar-Banyuwangi yang memiliki dua destinasi yaitu Gili Mas-Tanjung Wangi dan Pelabuhan Lembar Penyeberangan -Pelabuhan Ketapang Penyeberangan.
Lantas seberapa besar persentase lonjakan pemudik tahun ini? Denny menyebut, sekitar 40 hingga 45 persen untuk Lembar-Padangbai. Guna menyikapi timbulnya lonjakan arus mudik lebaran, Gapasdap telah membuat skenario untuk mengantisipasi. Mulai dari jadwal biasa, jadwal tidak biasa hingga jadwal super padat. Skenario ini telah teruji pada arus balik penonton MotoGP Mandalika melalui Pelabuhan Lembar.
"Kami klaim bahwa moda transportasi kami tergolong sukses mengantisipasi dan jika menimbulkan antrian itu wajar karena dilakukan secara sporadik pelabuhan diserbu para penonton MotoGP dalam waktu bersamaan," pungkasnya. (ewi/r10) Editor : Baiq Farida