Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bunda Sinta Sukses Angkat Kriya NTB di Expo Dekranas 2025 Balikpapan

Rury Anjas Andita • Jumat, 11 Juli 2025 | 07:03 WIB
Ketua Umum Dekranas Selvi Anada didampingi Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia saat mengunjungi booth NTB di Expo HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan.
Ketua Umum Dekranas Selvi Anada didampingi Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia saat mengunjungi booth NTB di Expo HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan.

LombokPost – Kriya NTB kembali jadi sorotan nasional. Melalui Expo Dekranas 2025 yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Dekranasda NTB tampil mencolok.

Di bawah kepemimpinan Sinta Agathia, kriya NTB sukses memikat perhatian ribuan pengunjung di event akbar HUT ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

Booth NTB dalam Expo Dekranas Balikpapan jadi salah satu yang paling ramai dikunjungi.

Produk-produk UMKM seperti anyaman ketak NTB, tenun tradisional NTB, hingga mutiara Lombok ditata apik dengan desain booth yang estetis dan kental budaya lokal.

“Kriya NTB harus bisa dikenal luas. Tidak hanya cantik, tapi punya nilai ekonomi tinggi,” ujar Bunda Sinta, sapaan akrab Ketua Dekranasda NTB.

Puncak kegiatan Expo Dekranas 2025 yang berlangsung 9–11 Juli itu dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Ananda, istri Wakil Presiden RI.

Selvi memukul alat musik tradisional Kalimantan Timur, Jatung Utang, sebagai simbol pembukaan.

Salah satu momen paling membanggakan adalah ketika Selvi Ananda menyempatkan diri mengunjungi booth NTB dan membeli langsung produk mutiara Lombok.

Selvi bahkan memberikan apresiasi terhadap kualitas kriya NTB yang dinilai bisa bersaing di pasar nasional dan global.

“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kriya lokal NTB bisa ke panggung nasional,” tegas Sinta Agathia.
Dalam pernyataannya, Selvi Ananda menegaskan pentingnya sinergi antara pusat, provinsi, dan daerah untuk mendukung kemajuan UMKM.

Ia mendorong seluruh ketua Dekranasda aktif membina dan mendampingi perajin yang belum memiliki akses pasar. “Perajin yang belum punya pasar harus mendapat perhatian khusus,” pesannya.

Tak hanya kriya NTB, sebanyak 170 UMKM dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota turut serta dalam expo ini.

Namun, booth NTB menjadi contoh sukses dalam mengangkat potensi daerah melalui produk UMKM NTB yang berkualitas tinggi.

Selvi juga menekankan pentingnya digitalisasi dalam pemasaran produk perajin.

Ia ingin semua Dekranasda membantu perajin mengenal cara promosi lewat media sosial, berjualan online, hingga mengurus izin usaha dan permodalan.

“Saya ingin semua pengurus Dekranas bahu-membahu membantu perajin,” imbuhnya.

Dengan tema “Perajin Berdaya Mendunia”, HUT Dekranas ke-45 tahun ini jadi tonggak penting bagi perajin lokal termasuk NTB.

Menurut Selvi, tujuan utama adalah menguasai pasar domestik dulu sebelum go global. “Itu PR sama-sama yang harus kita emban,” ujarnya.

Bunda Sinta NTB membuktikan bahwa dengan pendampingan tepat dan promosi kreatif, kriya NTB bisa menjadi inspirasi nasional.

Tak sekadar tampil, NTB memberi warna dan cerita kuat di panggung nasional.

Editor : Rury Anjas Andita
#Dekranasda NTB #balikpapan #Dekranas Expo #Sinta Agathia