Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sinyal Positif Pertanian NTB, Distribusi Pupuk di Pelabuhan Lembar Melonjak

Nurul Hidayati • Rabu, 24 September 2025 | 09:53 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost - Kabar gembira datang dari sektor pertanian Nusa Tenggara Barat (NTB).

Distribusi pupuk melalui Pelabuhan Lembar menunjukkan tren positif. Terdapat kenaikan sebesar 8,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan ini menjadi angin segar bagi ketahanan pangan regional dan memperkuat optimisme pemulihan ekonomi NTB.

Data yang dirilis oleh PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Lembar menunjukkan, peningkatan arus barang komoditas pupuk ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan petani.

Hal ini juga menjadi indikasi kuat bahwa sektor pertanian di NTB semakin bergeliat.

Branch Manager SPMT Lembar, Kunto Wibisono, menjelaskan lonjakan distribusi pupuk ini merupakan respons positif dari petani terhadap kondisi iklim yang lebih kondusif.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa petani sudah mulai aktif kembali menggarap lahan mereka. Kami berkomitmen mendukung kelancaran distribusi pupuk demi menjaga ketersediaan input pertanian di NTB," ungkap Kunto.

Kenaikan ini bukan sekadar angka. Berdasarkan data Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, ekonomi NTB yang sempat terkontraksi 2,32 persen pada triwulan I 2025, kini bangkit dengan pertumbuhan impresif sebesar 6,56 persen pada triwulan II.

Pertumbuhan sektor non-tambang juga tercatat solid, yaitu 5,57 persen, dengan industri pengolahan yang melonjak 37,69 persen, sebagian besar ditopang oleh sektor pertanian.

Untuk memastikan pupuk bisa sampai ke tangan petani secara merata, SPMT Lembar melakukan berbagai langkah strategis.

"Kami terus melakukan optimalisasi layanan terminal, mulai dari percepatan bongkar muat, digitalisasi logistik, hingga pemeliharaan infrastruktur. Tujuannya agar distribusi pupuk berjalan lancar dan tidak ada hambatan," kata Kunto Wibisono menambahkan.

Langkah-langkah ini sangat penting untuk mendukung pasokan pupuk yang stabil, yang pada gilirannya akan berdampak langsung pada hasil panen.

Hingga Juli 2025, ketersediaan pupuk yang terjamin telah berkontribusi signifikan pada pengadaan beras di NTB yang mencapai 77.194 ton.

Wilayah Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram menjadi lumbung padi dengan distribusi terbesar.

SPMT Lembar optimistis tren positif ini akan terus berlanjut. Intensifikasi pertanian yang digencarkan pemerintah daerah, termasuk pengadaan pupuk yang lebih efisien, dipercaya akan menjadi katalisator pertumbuhan sektor pertanian.

Distribusi Pupuk di Pelabuhan Lembar Naik 8,6 Persen, Perkuat Pertanian NTB
Distribusi Pupuk di Pelabuhan Lembar Naik 8,6 Persen, Perkuat Pertanian NTB

"Kami siap terus berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan sektor pertanian NTB," pungkas Kunto.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah, kinerja pelabuhan yang optimal, dan semangat para petani, masa depan pertanian di NTB terlihat semakin cerah, menjanjikan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Editor : Jelo Sangaji
#SPMT #Pertanian #pelindo #pupuk #NTB #Lembar