Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wakapolda NTB Pastikan Ribuan Personel Siaga Hadapi Bencana: Ini Bukan Formalitas!

Marthadi • Rabu, 5 November 2025 | 13:14 WIB

Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho memeriksa personel dan peralatan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (5/11).
Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho memeriksa personel dan peralatan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (5/11).
LombokPost - Menghadapi potensi bencana alam di musim penghujan, Polda NTB memastikan seluruh personel dan peralatan siap siaga.

Ribuan pasukan gabungan disiapkan untuk bergerak cepat melindungi masyarakat dari ancaman banjir hingga gempa bumi.

Wakapolda NTB Brigjen Pol Hari Nugroho memimpin Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (5/11).

Apel ini digelar serentak di seluruh Indonesia dan menjadi langkah awal pengecekan kesiapan personel serta sarana prasarana menghadapi potensi bencana.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polda NTB, unsur TNI AD, AL, AU, Forkopimda, pejabat Pemerintah Provinsi NTB, serta stakeholder penanggulangan bencana.

Sementara di tingkat nasional, apel dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Kelapa Dua, Jakarta.

Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semua pihak harus bahu-membahu dalam mencegah, menangani, dan memulihkan kondisi pascabencana.

Usai apel, Brigjen Hari Nugroho menegaskan apel tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kesiapan seluruh elemen di NTB.

“Apel ini adalah bukti kesiapan pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder untuk bertindak cepat dan tepat dalam pencegahan maupun penanggulangan bencana. Tugas ini amanah negara yang harus dijalankan bersama,” tegasnya.

Ia menyebutkan, berbagai jenis bencana berpotensi terjadi di NTB, mulai dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan, hingga gempa bumi.

Berdasarkan data BNPB, sejak Januari hingga November 2025 sudah terjadi sekitar 150 kejadian bencana di wilayah NTB dengan beragam dampak.

“Kami tentu berharap bencana tidak terjadi, namun kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus selalu dikedepankan agar masyarakat terlindungi,” ujarnya.

Brigjen Hari juga mengutip pesan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna 20 Oktober lalu: “Kita diberi kekuasaan oleh rakyat untuk melindungi rakyat dari semua bahaya, termasuk dari badai dan bencana.”

Wakapolda menambahkan, ribuan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat telah disiagakan. Kesiapan ini diharapkan mempercepat respon tanggap darurat jika bencana terjadi.

“Kami siap menghadapi segala bentuk situasi darurat. Kesiapan ini bukan sekadar formalitas, tapi bentuk komitmen kami melindungi masyarakat dari ancaman bencana,” tutup Brigjen Hari. (*)

 

Editor : Marthadi
#Brigjen Hari Nugroho #tanggap bencana NTB #apel siaga bencana #Wakapolda NTB #kesiapsiagaan Polri NTB