Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pengalaman Internasional Jadi Salah Satu Modal Yusron Hadi di Seleksi Sekda NTB

Yuyun Kutari • Kamis, 25 Desember 2025 | 11:50 WIB
Kepala Diskominfotik NTB Yusron Hadi.
Kepala Diskominfotik NTB Yusron Hadi.

LombokPost - Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, tengah berlangsung dengan profesional dan berstandar nasional.

Proses yang ketat ini diikuti oleh sejumlah pejabat berpengalaman, masing-masing membawa visi, kompetensi, dan pengalaman yang berbeda, dalam upaya memimpin birokrasi provinsi ke arah yang lebih efektif dan strategis.

Di antara peserta seleksi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB Yusron Hadi, muncul sebagai salah satu kandidat yang patut diperhitungkan.

Menanggapi peluangnya dalam seleksi tersebut, Yusron menegaskan seluruh peserta memiliki kapasitas dan keunggulan masing-masing.

Ia memilih menjalani setiap tahapan seleksi dengan maksimal dan menyerahkan sepenuhnya hasil akhir kepada tim penilai. 

“Semua peserta baik-baik, masing-masing memiliki kelebihan. Kita jalani proses ini dengan sebaik-baiknya dan selebihnya kita serahkan kepada tim penilai,” ujarnya, Kamis (25/12).

Terkait sistem seleksi yang sedang berjalan, Yusron menilai mekanisme yang diterapkan sudah sesuai dengan prinsip profesionalisme, objektivitas, dan standar nasional.

Memang roses seleksi belum selesai, namun sejauh ini telah dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. “Proses seleksi belum usai, sejauh ini pelaksanaannya profesional, berstandard nasional,” kata dia.

Lebih lanjut, Yusron memaparkan pandangannya mengenai peran strategis Sekda NTB ke depan. Ia menekankan amanah sebagai Sekda bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, melainkan peran sentral dalam memastikan visi dan misi pembangunan daerah benar-benar membumi. “Menjadi Sekda itu tidak mudah dan tidak sekadar duduk menjalankan fungsi administratif,” tegasnya.

Sekda harus mampu menjembatani agar RPJMD benar-benar membumi, bagaimana keterbatasan anggaran bisa menjawab seluruh target pembangunan.

Menurut Yusron, Sekda juga memegang peran penting dalam koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), pembinaan aparatur sipil negara (ASN), pengelolaan aset daerah agar lebih produktif, serta menjembatani hubungan antara pemerintah dengan pemerintah, maupun pemerintah dengan unsur pentahelix lainnya.

Ia menilai isu paling mendesak adalah penguatan perencanaan dan penganggaran (planning and budgeting), agar dengan modal fiskal yang terbatas, seluruh ikhtiar pembangunan tetap dapat ditunaikan. “Ini harus dimulai dari komitmen dan integritas yang kuat,” tegasnya.

Dengan segala peran, fungsi serta tugas dan tanggung jawab Sekda yang begitu besar, Yusron tak gentar dan percaya diri untuk mengikuti serangkaian seleksi, itu karena kapasitas, bekal pengalaman dan rekam jejak panjang di birokrasi Pemprov NTB yang dimilikinya.

Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Diskominfotik NTB sejak 2025. Sebelumnya, ia pernah mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah tahun 2024–2025.

Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Administrasi Pembangunan, dan Pengelolaan Layanan Publik tahun 2023–2025, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja tahun 2023.

Kepala Dinas Pariwisata tahun 2021–2023, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan tahun 2020–2021, Kepala Biro Organisasi Setda NTB tahun 2017–2020, serta Kepala Biro Humas dan Protokol tahun 2015–2017.

Dalam bidang pendidikan, Yusron menyelesaikan Sarjana Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota di Institut Teknologi Nasional Malang pada 1995, meraih gelar Master of Urban Management dari University of Canberra, Australia, pada 2001, serta menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2025.

Ia juga memiliki pengalaman dan pelatihan internasional, antara lain Regional Development Planning di Jepang tahun 1999, Action Plan di Australia tahun 2005, The Optimal Site for Kobold Turbine Energy di Italia tahun 2007, Financial Provincial Management di Australia tahun 2008, serta Port Planning and Management di Jerman tahun 2009.

Selain itu, Yusron pernah mengikuti visit study Global Geopark Network ke Torquay, Inggris, dan Jeju, Korea Selatan, pada 2016. Dengan latar belakang akademik, pengalaman birokrasi lintas sektor, serta jejaring nasional dan internasional, Yusron menjadi salah satu figur yang turut mewarnai dinamika seleksi Sekda Provinsi NTB yang tengah berlangsung.

Editor : Kimda Farida
#Sekretaris Daerah (Sekda) #Sekda NTB #birokrasi #institut pemerintahan dalam negeri #kompetensi #rpjmd #Pemprov NTB #opd #Aparatur Sipil Negara (ASN)