LombokPost–Dinamika organisasi kepemudaan di Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi NTB periode 2025 -2028 di bawah kepemimpinan Daud Gerung resmi dilantik.
Prosesi pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ini menegaskan posisi KNPI sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi NTB.
Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah dalam arahannya menginstruksikan kepada pengurus yang baru dilantik untuk segera melakukan kolaborasi nyata dengan pemerintah daerah.
Ia menekankan bahwa legitimasi sebuah kepengurusan bukan hanya di atas kertas, melainkan pada kebermanfaatan dan penguasaan "rumah" organisasi.
"Ibarat seorang raja, kalau raja tidak punya istana, maka itu raja palsu. Siapa yang menguasai Gedung Pemuda di Kuningan (Jakarta), itulah KNPI yang sesungguhnya. Begitu juga di daerah, saya berharap Bung Daud bisa segera menempati Gedung Pemuda di NTB sebagai pusat gerakan," tegas Ali Hanafiah.
Ia juga menambahkan bahwa terpilihnya Daud Gerung melalui Musyawarah Daerah (Musda) di Mandalika adalah sah karena dihadiri oleh mayoritas Organisasi Kepemudaan (OKP).
"Bung Daud ini kader aktivis murni dari PMII, bukan orang yang tiba-tiba datang bawa koper lalu jadi ketua. Jadi, integritasnya tidak perlu diragukan," imbuhnya.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI NTB, Lalu Winengan, memberikan pesan menohok terkait isu dualisme. Menurutnya, pemuda NTB tidak perlu terjebak dalam perdebatan siapa yang paling sah di media, melainkan siapa yang paling banyak bekerja untuk rakyat.
Baca Juga: KNPI NTB bersama Korem 162/WB Rehab Rumah Tak Layak Huni di Sayang-sayang
"Tidak perlu kita anggap ada KNPI lain. Yang penting sekarang Ketua Daud berintegritas melakukan program kepemudaan. Kalau dia tidak buat kegiatan, barulah dia bukan ketua. Fokus saja bantu pemerintah, jaga ketahanan pangan, dan sukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG)," ujar Winengan dengan gaya bicaranya yang khas.
Winengan juga mengingatkan agar KNPI tidak berubah menjadi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang hanya tahu mengkritik tanpa solusi.
"KNPI boleh kritis, tapi harus konstruktif. Jangan mencaci pemimpin, tapi berikan solusi untuk kemajuan NTB," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpoldagri NTB Surya Bahari yang hadir mewakili Gubernur, menyatakan bahwa pemerintah selalu membuka diri bagi seluruh elemen pemuda.
"Kami selaku pemerintah harus hadir. Kami tidak ingin terlibat dalam perselisihan internal, kami menunggu instruksi pusat. Namun, kami sangat senang dengan arahan Ketua Umum DPP tadi. Saya minta KNPI segera membedah program OPD mana yang bisa dikolaborasikan, terutama soal Desa Berdaya," kata Surya Bahari.
Ketua DPD KNPI NTB, Daud Gerung, menyambut mandat tersebut dengan optimisme. Dengan tagline Rejuvenasi Pemuda NTB, ia berkomitmen membawa organisasi ini menjadi wadah yang lebih segar dan berdampak.
"Langkah jangka pendek kami adalah menyambut bulan suci Ramadan dengan kegiatan sosial seperti santunan anak yatim. Soal kantor, kami akan segera berkomunikasi dengan Kesbangpol dan Dispora. Kami tidak pernah menutup diri, kami selalu membuka ruang komunikasi dengan semua pihak," pungkas Daud.
Acara pelantikan ini ditutup dengan semangat kebersamaan, menandai kesiapan KNPI NTB untuk berlari kencang mengawal pembangunan di Bumi Gora.
Editor : Akbar Sirinawa