LombokPost - Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gerbang NTB Emas (GNE), memastikan proses rekrutmen calon pimpinan perusahaan berjalan secara profesional dan tanpa intervensi.
Sekretaris Pansel Direksi PT GNE Prof Riduan Mas’ud menjelaskan pihaknya telah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi, dan menyerahkan sembilan Nama calon direksi, kepada Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
“Ya, kami dari tim pansel sudah menyerahkan sembilan nama ke pak Gubernur, tinggal beliau yang akan memutuskan,” terangnya, Jumat (6/3).
Sembilan nama tersebut merupakan tiga kandidat terbaik untuk masing-masing jabatan, yakni Direktur Utama, Direktur Keuangan, dan Direktur Operasional di PT GNE.
“Kami sudah berkonsekuensi bahwa yang kami putuskan adalah yang terbaik sesuai dengan scoring,” kata Guru Besar UIN Mataram tersebut.
Ia menegaskan, penentuan sembilan nama tersebut dilakukan berdasarkan hasil penilaian komprehensif dari beberapa tahapan seleksi. Penilaian meliputi uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, tes wawancara, serta penilaian makalah yang disusun oleh para peserta.
“Kami tim pansel tidak pernah kompromi untuk saling bisik-membisik. Saya bisa pastikan begitu. Mana nilai yang terbaik, itu yang kami serahkan,” tegasnya.
Riduan juga memastikan proses seleksi berlangsung independen. Ia menegaskan sejak awal Gubernur Iqbal telah memberikan arahan agar proses penjaringan calon direksi, bebas dari intervensi pihak mana pun.
Sehingga dari hasil seleksi tersebut, tim pansel menyerahkan sembilan nama kandidat kepada Gubernur NTB, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP).
Masing-masing tiga orang untuk setiap jabatan direksi. Prof Riduan menilai sembilan kandidat yang diusulkan, memiliki kualitas dan pengalaman yang mumpuni.
Sebagian besar kandidat memiliki rekam jejak karier di berbagai perusahaan besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Calon-calon yang kami sodorkan ini, sudah punya pengalaman di perusahaan, baik di nasional maupun internasional. Rata-rata punya jejak yang luar biasa dari sembilan orang itu,” ungkapnya.
Ia bahkan mengaku cukup terkejut dengan kualitas kandidat yang mengikuti proses seleksi. Awalnya ia sempat pesimistis dapat menjaring kandidat dengan kapasitas tinggi untuk memimpin PT GNE, namun kini ia puas dan bangga.
“Saya puas dengan hasil ini. Tadinya saya pesimis bisa mendapatkan orang-orang seperti ini, tapi Alhamdulillah hasilnya jauh lebih bagus dari ekspektasi saya,” ujarnya.
Prof Riduan mengatakan setelah menerima daftar nama tersebut, Gubernur Iqbal berencana melakukan wawancara mendalam, terhadap para kandidat sebelum mengambil keputusan final.
Wawancara tersebut terutama akan difokuskan pada calon Direktur Utama.
“Pak Gubernur ingin wawancara, khususnya calon dirut. Nanti beliau sendiri yang akan wawancara, kemudian mengambil keputusan,” katanya.
Setelah proses wawancara selesai, nama-nama yang dipilih akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB yang nantinya diproses oleh Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (AP) Setda NTB.
“Setelah diwawancara Pak Gubernur, baru di-SK-kan nanti dibuatkan oleh Biro Ekonomi. Kalau tugas pansel sekarang sudah selesai. Begitu kami serahkan nama, tugas kami selesai,” ujar Riduan.
Harapannya, proses penetapan direksi definitif bisa segera dilakukan, agar masyarakat mengetahui siapa yang akan memimpin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) NTB tersebut ke depan.
“Biar masyarakat juga menilai hasil kerja kami, apakah ada intervensi atau orang yang asal-asal ditunjuk,” tandasnya.
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (AP) Setda NTB Izzudin Mahili mengatakan sesuai arahan Gubernur Iqbal, jajaran direksi harus mampu mengelola perusahaan kedepannya, secara lebih profesional dan berorientasi pada kinerja bisnis yang sehat.
“Arahan Pak Gubernur jelas, pengelolaan BUMD harus berbasis profesionalisme,” terangnya.
Pemprov NTB sebagai PSP PT GNE, memiliki tanggung jawab untuk memastikan tata kelola perusahaan berjalan baik.
Sementara itu, sampai saat sekarang, kursi Direktur Utama, Direktur Keuangan, dan Direktur Operasional di PT GNE masih dipegang oleh pelaksana tugas (Plt).
Editor : Kimda Farida