Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Arus Balik Padat, Kayangan dan BIZAM Lombok Terkendali, Puncak Arus Balik Diprediksi H+7 Lebaran

Lestari Dewi • Rabu, 25 Maret 2026 | 16:50 WIB

LIBUR LEBARAN: Sejumlah penumpang pesawat berada di ruang tunggu menanti kedatangan pesawat di BIZAM Lombok, beberapa waktu lalu.
LIBUR LEBARAN: Sejumlah penumpang pesawat berada di ruang tunggu menanti kedatangan pesawat di BIZAM Lombok, beberapa waktu lalu.

 

LombokPost-Arus balik Lebaran 2026 di Lombok mengalami peningkatan signifikan, baik di Pelabuhan Kayangan maupun Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

Meski jumlah penumpang melonjak, kondisi transportasi tetap aman dan terkendali.

"Sebelumnya penumpang kami perkirakan akan meningkat hanya sekitar 6 persen tapi ternyata lebih banyak dari perkiraan. Pergerakan penumpang mulai terlihat pada H+2 sampai hari ini, yang didominasi kendaraan roda dua," terang General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan Erlisetya Wahyudi, Selasa (24/3).

Berdasarkan data, hingga pukul 14.00 Wita H+3 Lebaran, jumlah penumpang dan kendaraan yang sudah menyeberang dari Pelabuhan Poto Tano ke Kayangan sejak hari H Lebaran tercatat pejalan kaki sebanyak 1.078 orang.

Roda dua sebanyak 5.804 unit dan roda empat sebanyak 1.569 unit.

Meski terjadi peningkatan dari perkiraan awal, kondisi arus mudik di Pelabuhan Kayangan masih lancar. Hal ini karena pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus balik.

“Kami sudah menyiapkan kantong parkir untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalur masuk menuju Pelabuhan Kayangan,” katanya.

Tingginya arus mudik pada H+3 Lebaran ini disebabkan kembali aktifnya aparatur sipil negara (ASN) dan para pekerja.

Selain itu, lonjakan penumpang juga diprediksi terjadi pada H+7 dan H+8 Lebaran, bertepatan dengan dimulainya aktivitas sekolah.

Dengan tren peningkatan ini, pihaknya memastikan seluruh layanan penyeberangan tetap berjalan optimal. Dari sisi fasilitas, ASDP telah menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti rest area, tenda, dan pos pelayanan terpadu yang dilengkapi tim kesehatan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang.

"Dari sisi armada, sebanyak 24 kapal telah disiapkan selama mudik. Namun yang aktif beroperasi setiap hari 10 kapal, sementara 14 kapal lainnya disiagakan dan akan dioperasikan secara bergantian sesuai kebutuhan," jelasnya.

Sementara itu di BIZAM Lombok mencatat lonjakan signifikan pergerakan penumpang selama periode angkutan udara Lebaran 1447 Hijriah. Hingga Senin (23/3), sebanyak 20 penerbangan tambahan (extra flight) direalisasikan untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan dari dan menuju Lombok.

General Manager BIZAM Lombok Aidhil Philip Julian mengatakan, penambahan penerbangan merupakan respons maskapai terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Selama periode 13 hingga 23 Maret 2026, terdapat 20 extra flight yang dioperasikan empat maskapai, yakni Lion Air, Citilink, Garuda Indonesia, dan Super Air Jet. Penambahan ini didominasi rute favorit seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Balikpapan,” ujarnya, Selasa (24/3).

Berdasarkan data operasional bandara, kata dia, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan total pergerakan penumpang mencapai 10.559 orang.

Jumlah itu terdiri dari 6.042 penumpang datang dan 4.517 penumpang berangkat, menjadi angka tertinggi sepanjang periode angkutan Lebaran.

Secara kumulatif, selama 13—23 Maret 2026, BIZAM melayani 97.548 penumpang, dengan rincian 53.649 penumpang kedatangan dan 43.899 penumpang keberangkatan. Peningkatan ini sejalan dengan dimulainya masa cuti bersama serta libur sekolah.

Untuk memastikan operasional berjalan lancar, pihak bandara mengaktifkan posko terpadu angkutan udara Lebaran yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara, mulai dari maskapai, AirNav, hingga aparat keamanan.

“Kami memastikan seluruh fasilitas, personel, dan koordinasi antarinstansi berjalan optimal agar pelayanan kepada penumpang tetap aman dan nyaman,” kata Aidhil.

Memasuki masa arus balik, lanjutnya, lonjakan penumpang diperkirakan kembali terjadi pada Minggu (29/3) atau H+7 lebaran.

Pada hari tersebut, jumlah pergerakan penumpang diprediksi mencapai sekitar 9.948 orang, seiring berakhirnya masa libur panjang dan bertepatan dengan akhir pekan.

Humas BIZAM Lombok Hidya Putri Ramadhin mengimbau masyarakat datang lebih awal ke terminal serta memanfaatkan layanan check-in daring guna menghindari antrean panjang.

“Kami mengajak penumpang merencanakan perjalanan dengan baik dan mengikuti arahan petugas di bandara agar proses keberangkatan maupun kedatangan dapat berjalan tertib,” tutup dia. 

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #Libur Lebaran #BIZAM Lombok #Arus Balik #pelabuhan kayangan #Lombok Timur