alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Memotret Bonus Demografi NTB Melalui Sensus Penduduk 2020

Oleh: Muhammad Zainuri, M.Stat Fungsional Statistisi BPS Provinsi NTB

MANUSIA merupakan faktor paling penting dalam pembangunan. Manusia berperan sebagai subjek sekaligus objek dalam pembangunan. Oleh karena itu, data terkait manusia sangat penting di dalam merencanakan dan mengukur kinerja pembangunan. Data paling mendasar tentang manusia adalah data penduduk.

Data penduduk menurut jenis kelamin misalnya, sangat berguna dalam merancang pembangunan yang berkeadilan dalam perspektif gender. Selain itu, data penduduk menurut umur sangat berguna dalam mengukur ketersediaan penduduk usia produktif untuk mendorong pencapaian target strategis pembangunan.

Dalam konsep kependudukan, penduduk yang termasuk usia produktif adalah pada usia 15-64 tahun. Pada usia tersebut, penduduk pada umumnya telah mampu bekerja dan menghasilkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Penduduk usia dibawah 15 tahun dan 65 tahun keatas disebut usia tidak produktif.

Usia dibawah 15 tahun dianggap sebagai masa perkembangan dan usia 65 tahun keatas dianggap sebagai lanjut usia. Dalam memenuhi kebutuhan ekonomi, penduduk usia produktif menanggung kebutuhan penduduk yang tidak produktif secara ekonomi.

Indikator statistik yang digunakan untuk mengukur beban ekonomi yang ditanggung oleh penduduk usia produktif disebut rasio ketergantungan. Indikator tersebut diperoleh dengan membagi jumlah penduduk tidak produktif dengan jumlah penduduk produktif lalu dikalikan dengan 100.

Pada tahun 2010, rasio ketergantungan penduduk Provinsi NTB sebesar 56,74 yang berarti setiap 100 penduduk produktif menanggung sekitar 57 penduduk tidak produktif. Nilai rasio tersebut terus menurun dan bernilai 53,72 pada tahun 2015. Selanjutnya, pada tahun 2020 nilai rasio ketergantungan Provinsi NTB diproyeksikan mencapai 52,20. Penurunan tersebut diprediksi terus terjadi sampai tahun 2030.

Makna yang terkandung dalam penurunan rasio ketergantungan penduduk Provinsi NTB adalah proporsi penduduk usia produktif semakin meningkat dari tahun ke tahun di bumi gora. Dalam perspektif pembangunan ekonomi, ketersediaan penduduk usia produktif yang ‘berlimpah’ merupakan peluang emas untuk melakukan lompatan besar dalam pembangunan.

Berlimpahnya jumlah penduduk usia produktif sangat berpotensi sebagai faktor pendorong yang mempercepat laju pertumbuhan ekonomi. Penduduk usia produktif yang diserap oleh pasar kerja merupakan faktor produksi yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas ekonomi suatu wilayah.

Kondisi berlimpahnya penduduk usia produktif dengan rasio ketergantungan yang rendah dikenal dengan istilah ‘Bonus Demografi’. Lompatan pencapaian pembangunan ekonomi dengan memanfaatkan momentum Bonus Demografi hanya bisa dilakukan jika dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada.

Tanpa peningkatan kualitas SDM, Bonus Demografi hanya akan menjadi sumber masalah besar. SDM yang tidak berkualitas akan sulit bersaing di pasar kerja sehingga berpotensi menambah pengangguran dan menimbulkan kerawanan sosial. Oleh karena itu, dibutuhkan perencanaan yang matang dalam memanfaatkan momentum Bonus Demografi tersebut.

Data kependudukan yang lengkap dan terkini sangat diperlukan dalam perencanaan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan adanya data kependudukan yang lengkap dan terkini, dapat dibuat perencanaan yang menyeluruh sesuai kelompok umur penduduk.

Sebagai contoh, program peningkatan gizi pada usia balita untuk mencegah stunting dan program pendidikan berbasis pembentukan karakter untuk usia dini. Selanjutnya, program pendidikan usia sekolah diarahkan untuk memiliki keterampilan kognitif, kecakapan hidup, serta kesiapan kerja. Tentunya selepas usia sekolah perlu dibuat program transisi menuju dunia kerja.

Mengingat pentingnya data kependudukan, saat ini pemerintah sedang berikhtiar mewujudkan satu data kependudukan Indonesia. Salah satu agenda nasional untuk mewujudkan satu data kependudukan adalah Sensus Penduduk 2020. Pada pelaksanaan Sensus Penduduk 2020, Badan Pusat Statistik sebagai penyelenggara Sensus Penduduk memanfaatkan basis data kependudukan yang dimiliki oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai data awal untuk dimutakhirkan sesuai dengan kondisi terkini.

Pada penyelenggaran Sensus Penduduk 2020, BPS melaksanakan pendataan dengan dua tahap. Tahap pertama yaitu pada tanggal 15 Februari – 29 Mei 2020 telah dilaksanakan Sensus Penduduk secara Online. Tahap kedua pada Bulan September 2020 dilaksanakan Sensus Penduduk dengan cara pendataan langsung oleh petugas sensus terhadap penduduk yang belum tercatat secara online. Jumlah penduduk di seluruh wilayah Indonesia yang mengupdate data kependudukan secara mandiri via online sebanyak 51,36 juta jiwa.

Di Provinsi NTB sendiri tercatat 1,36 juta penduduk yang berpartisipasi pada Sensus Penduduk Online. Tingkat partisipasi penduduk NTB dalam Sensus Penduduk Online tersebut mencapai 26,07 persen. Dengan demikian masih tersisia hampir tiga per empat dari jumlah penduduk NTB yang belum tercatat melalui Sensus Penduduk Online.

Dalam rangka menuntaskan amanah agenda nasional Sensus Penduduk 2020, BPS secara serentak menerjunkan ribuan petugas sensus di seluruh Indonesia untuk melaksanakan pendataan langsung pada Bulan September 2020.

Petugas sensus akan berkoordinasi dengan ketua satuan lingkungan setempat guna memastikan seluruh penduduk telah tercatat dalam daftar penduduk. Setelah petugas sensus berkoordinasi dengan penanggungjawab wilayah, selanjutnya akan dilakukan verifikasi lapangan keberadaan penduduk yang tercatat dalam daftar penduduk. Selanjutnya, bagi penduduk yang belum mengupdate data secara mandiri via online, akan diberikan kuesioner atau daftar isian yang akan diisi sendiri oleh responden. Dokumen tersebut akan diantarkan oleh petugas dan akan diambil kembali setelah diisi.

Khusus Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Timur, tidak dilakukan pengisian kuesioner mandiri oleh responden. Akan tetapi petugas akan datang ke setiap tempat tinggal penduduk untuk mencatat data yang diperlukan. Protokol kesehatan di tengah pandemi covid 19 tentu menjadi perhatian penyelenggara Sensus Penduduk 2020. Oleh karena itu, semua petugas sensus telah dicek kondisi kesehatannya sebelum melaksanakan tugas. Para petugas juga dibekali alat perlindungan diri (APD) sesuai kebutuhan lapangan untuk mengantisipasi risiko kesehatan.

Keberhasilan Sensus Penduduk September 2020 ini tidak hanya ditentukan oleh kerja keras para petugas dan penyelenggara sensus. Akan tetapi, keberhasilan SP2020 sangat ditentukan oleh dukungan aparat pemerintah dan partisipasi masyarakat bumi gora.

Tersedianya data penduduk yang lengkap, akurat, dan terkini sangat diperlukan dalam pembangunan daerah. Pembangunan akan jauh dari kata tepat sasaran jika tidak ditopang oleh data kependudukan yang handal. Oleh karena itu, warga bumi gora perlu mengambil peran dengan menerima petugas sensus serta memberi data yang sebenarnya.

Jika Sensus Penduduk 2020 berhasil dilaksanakan, maka potret terkini dan terlengkap tentang penduduk NTB akan diperoleh. Kehadiran data kependudukan yang lengkap dan terkini akan menunjukkan kondisi riil Bonus Demografi yang sedang terjadi di NTB khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

Data terbaru tentang kependudukan tentunya sangat membantu dalam perencanaan meningkatkan kualitas sumber daya manusia NTB di masa mendatang. Jika peningkatan kualitas SDM berhasil dilaksanakan, tentunya Bonus Demograsi akan menjadi berkah yang luar biasa untuk melakukan lompatan besar dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah. Semoga. (*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks