alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Covid-19, Momentum Membangun Sekolah Asri dan Sehat

Oleh: Naharuddin,S.S Kepala Sekolah SMAN 1 Sakra Timur, Alumni Universitas Gadjah Mada

TAHUN ajaran baru 2020/2021 sudah tiba. Dalam situasi pandemi Covid, tahun ajaran baru akan mengambil bentuk mengacu pada keputusan bersama 4 menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran tahun ajaran 2020/2021.

Mengacu pada SKB 4 menteri, di daerah zona Hijau lahir dua periodisasi terkait pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 yaitu periode transisi dan periode normal baru. Tanggal 13 Juli adalah awal masa transisi yang akan berjalan selam dua bulan sampai dengan 13 September 2020.

SKB 4 menteri setebal 35 halaman itu adalah rujukan dalam pelaksanaan pembelajaran 2020/2021. Zone Kuning, Oranye dan Merah dilarang melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka dan tetap melakukan BDR.

Dalam SKB dijelaskan protokol kesehatan yang harus dijalankan dalam proses pembelajarana selama masa pandemi. Tentu saja peritiwa sejak proses belajar luring dihentikan diakhir bulan Maret menjadi pembelajaran dunia pendidikan dalam menyambut tahun pelajaran 2020/2021.

Sejak bulan Maret, proses belajar menemukan bentuk baru. Dalam situasi kekagetan, pembelajaran daring menjadi pilihan. Berbagai media berbasis teknologi dalam pembelajaran muncul. Keadaan ini telah melahirkan kesadaran dan pemahaman yang kemudian sebagi sebuah  turning point sehingga kedepan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan karena bersumber berbagai media.

Dalam suasana kekagetan itu, pembelajaran daring melahirkan beragam respon. Respon yang muncul tidak hanya dari guru bahkan dari orang tua dan para siswa. Tentu saja hal itu lahir karena situasi ketidak siapan akan situasi ini. Banyak pendidik yang masih kurang dekat dengan tekhnolgi menjadi serangan. Sementara itu peserta didik pun tidak terlalu siap dengan realita yang dihadapi sehingga daring di hadapi dengan beragam warna.

Tidak ada yang pernah membayangkan bahwa kenyataan pembelajaran seperti realita hari ini benar-benar akan dijalankan. Setiap rumah adalah sekolah seperti yang dikatakan tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara.  Hari ini setiap rumah sebagai sekolah berjalan lebih sistematis akibat dari bencana pandemi Covid 19.

Jadwal pelajaran harus diikuti siswa dengan sistem yang didesain sekolah dengan adopsi dan adaptasi berbasis pada edaran dari lembaga diatasnya. Setiap hari kegiatan belajar berlangsung dengan bentuk kegiatan pilihan  bapak ibu guru yang sangat dipengaruhi oleh kapasitas diri masing-masing guru.

Tidak cukup dengan itu, bahkan pemerintah mendorong lahirnya upaya akses anak terhadap media massa elektronik radio dan TV dengan menyediakan conten pendidikan didalamnya. Semuanya dapat diakses didalam rumah saja.

Ditengah daya upaya menghindari penyebaran Covid 19, situasi pembelajaran jarak jauh (daring) dengan rumah sebagai sekolah mengharuskan guru memilih media-media berbasis teknologi dalam merancang, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajarannya.

Pembelajaran kemudian berjalan dengan menggunakan beraneka ragam media menjadi ramai digunakan. Semuanya memerlukan semangat besar untuk menguasainya sehingga media berbasis tekhnologi tersebut dapat dipergunakan di tengah model pembelajaran hari ini.

Bagi guru hal ini adalah suatu barang baru terkait penggunaannya dalam proses pembelajaran. Karena walau media-media tersebut sudah sangat familiar namun untuk kepentingan pembelajaran sebelumnya tidak terlalu masif dijadikan sebagai media pembelajaran.

Tentu saja hal ini adalah masalah penting yang mengharuskan terlahirnya semangat pantang menyerah, semangat guru yang senantiasa mau untuk mengupgrade diri. Kemendikbud menyediakan berbagai link yang dapat dibuka dan diikuti untuk mendapatkan pengetahuan baru terkait segala hal menyangkut persiapan menghadapai pembelajaran 2020/2021. Beberapa diantaranya adalah kesharlindung dan portal guru berbagi. Bahkan didalam portal guru berbagi jika didikuti maka akan didapatkan bentuk RPP yang dishare oleh banyak guru termasuk RPP satu halaman yang akhir-akhir ini sedang povuler di perkenalkan dalam rangka merdeka belajar.

Dalam keadaan pembelajaran ditengah Covid 19 hari ini, semangat belajar   sangat dibutuhkan. Semangat pembelajar yang melahirkan guru pembelajar untuk mengerahkan daya upaya memahami perkembangan dengan kemauan untuk memperbanyak bahan bacaan berbasis literasi digital.

Begitu banyak saluran peningkatan kapasitas diri tersedia dalam bentuk during. Jika semangat peningkatan kapasitas diri lahir, maka guru akan memiliki kemampuan dalam menggunakan media-media berbasis teknologi ditengah pembelajaran daring.

Bentuk media pembelajaran yang dipergunakan dalam kegiatan belajar daring sangat terkait dengan kapasitas diri guru. Disinilah letak ujian bagi kapasitas dan kesadaran akan peningkatan kapasitas itu. Penggunaan aneka bentuk pembelajaran adalah tentang kapasitas, tentang kemampuan dan kemauan.

Melahirkan kemampuan diri dalam suasana belajar di rumah saat ini sangat penting. Memaksimalkan pengetahuan terkait dengan model-model pembelajaran yang menyenangkan bisa diupayakan oleh diri dalam bentuk kemauan belajar online yang banyak tersedia hari ini. Bahkan banyak yang telah di share dalam dunia digital.

Hasil dari kemauan belajar akan melahirkan kemampuan menggunakan media pembelajarana berbasis teknologi. Kemampuan yang dimiliki, selanjutnya membutuhkan kemauan untuk menggunakan pengetahuan itu dalam kegiatan belajar daring hari ini.

Semoga saja terlakhir semangat peningkatan kapasitas diri terus terpupuk dalam diri guru. Demikian juga orang tua semoga senantiasa dapat mengambil perannya dalam mengawasi di dalam lingkungan rumah. Sehingga proses belajar di rumah benar-benar bermakna.

Dengan demikian peristiwa Covid melahirkan hikmah yaitu lahirnya kemampuan guru terkait teknologi yang di masa kemudian selanjutnya menjadi point penting perubahan-perubahan dalam penggunaan dan pilihan media pembelajaran. Dengan demikian akan semakin bervariasi model yang digunakan dalam proses pembelajaran.

Tantangan bagi sekolah, guru dan orang tua. Tahun pelajaran 2020/2021 hendaknya memperkuat sinergisitas sekolah dan orang tua. Dengan demikian proses belajar dapat melibatkan peserta didik dengan maksimal.

Covid melahirkan hikmah, bukan hanya bagi guru dan lahirnya media variatif dalam proses belajar. Namun juga bagi lembaga pendidikan secara umum. Penyediaan dan melengkapi prasarana sekolah menjadi mungkin karena keharusan menyediakan fasilitas terkait prosedur standar Covid. Bahkan pembenahan lingkungan pun mungkin di munculkan karena keharusan menyediakan sistem sanitasi yang baik. Sehingga sekolah yang asri dan sehat dapat terlahir.

Semuanya akan menjadi modal dalam melahirkan sekolah yang berwawasan wiyatamandala. Sehingga membangun pendidikan NTB yang membanggakan dapat diupayakan. Semoga (*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks