Kamis, 8 Juni 2023
Kamis, 8 Juni 2023

Kurang Dikenal Masyarakat, Tiga Jurusan di SMKN 7 Mataram Sepi Peminat

MATARAM-Pelaksanaan kegiatan PPDB jenjang SMK, masih berlangsung. Tetapi belum semua target rombel di sekolah sudah terpenuhi. ”Yang sudah daftar di kami ada 338 anak,” kata Ketua Panitia PPDB SMKN 7 Mataram Putu Supartini, pada Lombok Post kemarin (30/6/2020).

 

Sekolah menargetkan siswa baru di atas 400 orang, lantaran ada 13 rombel disiapkan. ”Mudah-mudahan kita segera mencapai target ya,” harapnya.

 

Sesuai juknis PPDB tahun ajaran 2020/2021 Dinas Dikbud NTB, setiap rombel di satuan pendidikan diisi 32 siswa. Dari sembilan jurusan di SMKN 7 Mataram, ada tiga jurusan yang masih sepi peminat. Seperti, Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) yang baru diminati 19 orang. Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) 12 orang dan Teknik Alat Berat (TAB) 23 orang. ”Jurusan yang lain rata-rata sudah terisi,” kata wakasek bidang kesiswaan SMKN 7 Mataram ini.

 

Dia memperkirakan, masyarakat masih belum familiar dan memahami prospek lapangan kerja. Padahal semua jurusan yang dibuka, sudah diperhitungkan memiliki peluang kerja yang sama. Seperti yang tak pernah sepi peminat, Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) atau Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO).

Baca Juga :  Polsek Sandubaya Cokok Maling Pembobol SMKN 7 Mataram

 

”Saya rasa jika orang tua memahami ini, tiga jurusan yang sepi tadi bisa dilirik, ini lebih ke pemahaman saja,” ujarnya.

 

Selama ini, SMKN 7 Mataram selalu berupaya keras, mempromosikan ketiga jurusan tersebut. Selain sosialisasi langsung ke masyarakat, dalam dua tahun terakhir sekolah memberi keringanan. Polanya membebaskan biaya SPP selama menempuh pendidikan di SMKN 7 Mataram, bagi siswa yang mengambil jurusan APHP dan APAT. ”Kami juga menyediakan semua alat-alat dan guru di sekolah, jadi anak-anak tinggal belajar saja,” kata dia.

 

Putu mengatakan, jika orang tua jeli, tiga jurusan itu, masih sangat cocok untuk kondisi saat ini. Seperti TAB. Hanya di SMKN 7 Mataram di Pulau Lombok yang memiliki jurusan tersebut. Lapangan kerja terbuka lebar. Karena di instansi pemerintah misalnya di Dinas PUPR, keahlian ini sangat membantu kegiatan konstruksi. Atau untuk memperbaiki alat berat seperti eskavator, bulldozer, grader, wheel loader, forklift, dan lainnya. ”Apalagi sekarang pekerjaan jalan di mana-mana, maka lulusan TAB ini masih sangat dibutuhkan,” tandasnya.

Baca Juga :  Libur Pandemi, 60 Pelajar di Lombok Utara Nekat Nikah Dini

 

Kepala Prodi APHP SMKN 7 Mataram Baiq Rofiati Ratnaningrum menjelaskan, untuk jurusan olahan hasil pertanian, juga menjanjikan. Siswa dibekali bagaimana mengolah barang mentah hasil pertanian ke barang jadi yang memiliki nilai jual tinggi. Jurusan ini sangat didukung dengan lahan pertanian di NTB yang masih luas dan program industrialisasi.

 

”Begitu juga jurusan perikanan air tawar, mulai dari pembenihan ikan sampai hasilnya bisa dikonsumsi jadi nuget dan lainnya, peluang usaha di sektor ini masih terbuka lebar,” ujarnya. (yun/r9)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Subscribe for notification