alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

Kontribusi Unram dari Masa Ke Masa Untuk Pembangunan Bangsa

DIES NATALIS: Panitia Does Natalis Unram melakukan Webinar Series secara daring dalam rangkaian kegiatan Refleksi Peran Unram, Kamis (1/10).

MATARAM–Panitia Dies Natalis Universitas Mataram (Unram) ke-58 menggelar acara Webinar Series. Kegiatan mengusung tema “Refleksi Peran Unram Dari Masa Ke Masa Menuju Kematangan Intelektual Dalam Menunjang Pembangunan Nasional” yang digelar melalui Zoom Meeting dan kanal resmi Youtube Universitas Mataram, Kamis (1/10).

Mewakili Rektor Unram, Agusdin selaku Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) mengatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka mensosialisasikan kontribusi Unram kepada masyarakat dari masa kemasa selama tiga generasi. Generasi pertama oleh Prof Mulyanto, generasi kedua diwakili Prof Muhammad Sarjan, dan generasi ketiga atau mewakili generasi millennial oleh Prof I Gede Pasek Sutawijaya, serta Eka Sunarwidhi. Berbagai peran dan kontribusi Unram untuk membangun dan memajukan masyarakat adalah inti dari materi yang akan disampaikan cendikiawan Unram tersebut.

“Selain itu tentu semua capaian tersebut adalah untuk meraih visi Unram untuk menjadi Universitas yang berdaya saing internasional tahun 2025,” ujarnya.
Menurutnya, kini bagaimana peran Unram tidak hanya menjadi menara gading di Universitas tapi juga menjadi mercusuar bagi lingkungan baik bagi masyarakat NTB, secara nasional maupun global. Harapannya atas nama lembaga, agar segenap civitas akademika memberikan dukungan penuh dan bisa berkontribusi secara optimal.

“Tentunya ini dalam rangka mencapai visi Universitas Mataram,” serunya.
Prof Mulyanto sebagai narasumber pertama mengatakan berbagai penelitian telah dilakukan Fakultas Kedokteran (FK) Unram untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Beberapa penelitian diantaranya adalah penelitian dibidang farmakologi, fisiologi dan imunologi. Termasuk juga penelitian mengenai kesehatan masyarakat, seperti darah tinggi, gangguan jantung, stroke dan lain-lain.

“Baru-baru ini, Fakultas kedokteran Unram berperan sangat besar dalam pengembangan prototipe rapid test RI-GHA Covid-19 yang telah dilaunching oleh Bapak Jokowi,” ungkapnya.

Tak kalah menariknya, Eka Sunarwidhi selaku peneliti dibidang Biologi Kelautan mengungkapkan hasil riseytnya yang saat ini berfokus pada pengkajian potensi rumput laut sebagai antikanker. Doktor muda Program Studi (Prodi) Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Unram itu mengembangkan senyawa fucoidan dari rumput laut Indonesia sebagai obat alami antikanker melalui penghambatan aktifitas metastasis pada sel kanker payudara.

“Hasil penelitian itu diharapkan dapat berkontribusi dalam mencari solusi pengobatan kanker dengan memanfaatkan bahan alam yang tersedia di Indonesia,” jelasnya.
Berkat kejeniusannya itu, dia berhasil menerima penghargaan ITSF Award (Indonesian Toray Scientist Foundation) ke-25 pada bulan Maret 2019 lalu. Tak hanya kanker payudara, dirinya juga mengaku tengah melakukan uji coba pada sel kanker serviks/leher rahim, kanker ginjal dan beberapa jenis sel kanker lainnya.

Sementara itu Prof Muhammad Sarjan, juga menjelaskan hasil penelitiannya dalam mengembangkan dan memproduksi benih kentang bersertifikat nasional di kawasan Sembalun. Menurutnya, permintaan kentang saat ini terus meningkat mengingat kentang telah menjadi sumber pangan karena perubahan pola konsumsi dan meluasnya pariwisata di daerah yang menjajakan kentang sebagai salah satu kulinernya.

“Ketersediaan benih kentang nasional kurang dari 10 persen dari kebutuhan benih dan hanya 8,3 persen yang dapat dipenuhi dengan benih nasional bersertifikat,” urainya.
Hasil risetnya selama enam tahun terakhir berbuah manis. Pada tahun 2018, dia dan timnya membentuk Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PBBT) Benih Kentang Bersertifikat, untuk memproduksi dan komersialisasi benih kentang di pulau Lombok melalui stek pucuk berulang dan teknik hidroponik. Saat ini pula sudah muncul perusahaan Sembalun Jaya Agro untuk memproduksi benih kentang bersertifikat.

“Peluang potensial selanjutnya adalah menumbuhkan stek di dataran rendah di berbagai tempat sebagai cikal bakal benih kentang bersertifikat, karena selama ini budi daya hanya dikembangkan didataran tinggi dan dataran medium saja (Sembalun, red.),” katanya.
Kontribusi Unram dibidang teknologi informasi juga tak kalah menarik perhatian. Prof I Gede Pasek Sutawijaya, membuat aplikasi yang berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menciptakan internet sehat. Aplikasi berbasis AI yang dinamainya dengan aplikasi Porn-Away itu berfungsi untuk mengkarantina gambar dan video porno pada perangkat cerdas (Smart Phone) android.

“Aplikasi berbasis AI untuk berinternet sehat ini menggunakan sistem yang mengekstraksi fitur (pada gambar dan video, red.), sehingga apabila aplikasi menangkap konten negatif maka konten itu akan dikarantina,” terangnya.

Tak hanya itu, Dosen Teknik Informatika Unram tersebut juga telah mengembangkan aplikasi berbasis AI untuk mendignosa penyakit THT. Aplikasi yang dikembangkannya bersama Dekan FK Unram serta para peneliti Unram lainnya itu mampu mendeteksi hingga 19 jenis penyakit THT. (nur/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Masukkan Program Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah

Program-program yang dicetuskan pasangan nomor urut 1, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) selalu bikin takjub. Salah satunya, memasukkan Mitigasi Bencana dalam kurikulum sekolah.

Industri Kreatif, Solusi Muda Hadirkan Lapangan Kerja

Debat publik putaran ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram telah selesai digelar. Pasangan HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda tampil maksimal dalam debat pamungkas.

Percepat Pemulihan Ekonomi, HARUM Prioritaskan Penggunaan Produk Lokal

Pandemi Covid 19 telah membuat perekonomian di Kota Mataram melambat. Sejumlah sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Mataram mengalami penurunan cukup signifikan.

Kampus Kemungkinan Dibuka Pertengahan Januari

Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada semester genap tersebut, perkuliahan akan menerapkan hybrid learning. Yaitu, kombinasi antara tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Lagi Kader PDIP Ditangkap KPK, Kali ini Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo, Kamis (3/12). Tim penindakan KPK mengamankan Kader PDI Perjuangantersebut  sekitar pukul 13.00 WIB.

Survei Indikator, Pathul-Nursiah Unggul di Pilbup Loteng

Hasil survei Indikator sejak 25-29 November lalu menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah unggul telak dengan perolehan 45,9 persen. Terpaut jauh dari pasangan di posisi kedua.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks