alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

PPDB Jalur Zonasi di Mataram Sudah Ditutup

MATARAM-Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi ditutup kemarin. Proses pendaftaran dilakukan secara online dan offline. Pendistrbusian siswa diharapkan bisa merata.

“Kami ingin orang tua tidak memaksakan anaknya sekolah di luar zonasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram HL Fatwir Uzali.

Menurutnya, PPDB sistem zonasi dipercepat waktunya guna menghindari adanya kerumunan di sekolah. Proses pendaftaran untuk SMP dilakukan secara online. Sedangkan tingkat SD dilakukan secara offline.

Pada saat pendaftaran, calon siswa dilarang ikut ke sekolah. Karena pendaftaran sepenuhnya diserahkan ke orang tua. “Calon siswa tidak perlu datang ke sekolah saat pendaftaran,” terang mantan kepala SMAN 1 Mataram ini.

Dia sudah meminta agar calon siswa dan orang tua jangan memilih-milih sekolah. Pendaftaran harus dilakukan sesuai zonasi. “Masa depan anak itu tidak tergantung dari tempat sekolah, melainkan dari anak itu sendiri dan orang tua yang mendidiknya,” kata Fatwir.

Baca Juga :  Pembinaan Intensif Hasilkan Prestasi bagi MAN 2 Mataram

Menurutnya, tidak ada namanya sekolah favorit. Yang mengatakan sekolah itu favorit masyarakat sendiri. “Kita tidak pernah megklasterkan sekolah tertentu menjadi sekolah favorit,” tegasnya.

Dia akan melakukan pemerataan fasilitas, distribusi, dan peningkatan sarana dan prasarana di semua sekolah. Sehingga nantinya tidak ada lagi kesan, ada sekolah favorit dan tidak favorit. “Saya rasa semua sekolah sama saja,” cetus dia.

Fatwir tidak ingin ada anak tidak sekolah di Kota Mataram karena alasan tidak masuk zonasi. Dia sudah meminta kepala sekolah agar mengecek kondisi di masyarakat. Disamping itu Fatwir juga meminta jangan sampai ada biaya dalam PPDB.

“Kita tidak mau gara-gara uang seragam, anak tidak bersekolah. Pemerintah tidak ingin anak di Kota Mataram tidak melanjutkan pendidikannya,” tutur dia.

Baca Juga :  Andre, Bocah Penderita Lumpuh Syaraf Otak di Lingsar Lobar Butuh Bantuan Anda Para Dermawan

Kepala SMPN 7 Mataram Sibawaih mengatakan, daya tampung sekolah dipimpinnya pada sistem zonasi sebanyak 308 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar (rombel). Jikapun nantinya ada calon siswa dari lingkungan sekitar tidak diterima, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Disdik Kota Mataram sebagai penentu kebijakan. “Kuota pada sistem zonasi sudah terisi semuanya,” kata dia. (jay/r3)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/