alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

50 Persen Madrasah di NTB Siap Buka Sekolah

MATARAM-Satuan pendidikan lingkup Kemenag mulai mengisi data kesiapan pada aplikasi EMIS. Ini adalah salah satu syarat membuka sekolah. ”Semuanya masih berproses,” kata Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pendmad Kanwil Kemenag NTB H Jalaludin, Selasa (1/9/2020).

Tercatat 2.931 madrasah di NTB. Dari jumlah tersebut, sudah 50 persen yang mengisi data kesiapan. Dirinya berharap madrasah yang belum, segera aktif. Tenggat waktunya sampai 14 September.

”Mudah-mudahan cepat,” kata Jalal.

Diingatkan, masdrasah harus menyediakan sarana sanitasi dan kebersihan. Seperti toilet bersih, tempat cuci tangan dengan air mengalir. Tak lupa disediakan sabun atau carian pembersih tangan. Alat pengukur suhu tubuh juga diperlukan.

Madrasah juga harus mampu mengakses fasilitas kesehatan. Tak kalah penting, kesiapan menerapkan area wajib masker. ”Setelah ini semua terkumpul, baru kami akan memeriksa secara offline data kesiapan itu,” tandasnya.

Jika pun nantinya ada madrasah yang memenuhi persyaratan, pembukaan madrasah tak serta merta dilakukan. ”Tidak semudah itu meski wilayahnya di zona kuning atau hijau,” jelas Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag NTB H Zamroni Aziz.

Penerapan belajar di madrasah tetap harus mengacu izin masing-masing pemda. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

BioSolar Non Subsidi, Solusi Kebutuhan Masyarakat Sumbawa

”Supaya mempermudah pelanggan membedakan jenis produk BBM yang dibeli,” terang Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji melalui rilis yang diterima Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks