alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

FGI NTB Kampanye Cegah Pernikahan Dini, Dorong Revitalisasi PIK-R

MATARAM–Kegiatan belajar mengajar yang tak efektif selama pandemi dijadikan alasan oleh sebagian anak, melakukan pernikahan dini. ”Ini perlu usaha dan kerja keras (untuk pencegahan, Red) dari semua pihak,” Kata Ketua Forum Genre Indonesia (FGI) Provinsi NTB Noer Alif Baslamin, pada Lombok Post, Minggu (1/11/2020).

Pihaknya bergerak melalui revitalisasi Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R), di berbagai sekolah di NTB. ”Kami berusaha membangkitkan semangat dan keaktifan PIK-R yang sudah lama vakum,” tegas dia.

Dilakukan sosialisasi ke berbagai sekolah dan kelompok remaja di 10 kabupaten dan kota. ”Kami bekerja sama dengan duta dan pengurus genre di daerah,” ujarnya.

Selain pernikahan dini, materi tentang seks pranikah dan bahaya penyalahgunaan narkoba juga jadi atensi.

”Ini tetap menjadi pokok atau materi utama kami,” kata dia.

Pada tiap sesinya, tetap diangkat isu atau masalah remaja. ”Disertai dengan kampanye melalui konten edukasi, baik video maupun narasi,” pungkas Alif.

Duta Genre NTB Putra 2020 M Fadly Dwiansyah menjelaskan, revitalisasi PIK-R harus masif dilakukan. Diingatkan, permasalahan remaja sangat kompleks dewasa ini.”Ada kependudukan dan  pembangunan keluarga, kesehatan reproduksi remaja, keterampilan hidup, pengembangan diri, dan perencanaan kehidupan berkeluarga,” ujarnya.

Bagi pengurus daerah, pihaknya juga mensosialisasikan bagaimana tata cara pengelolaan PIK-R  yang baik. ”Mereka harus memberikan edukasi mengenai tata cara menjawab permasalahan remaja di lingkungan sekitar,” tegas dia.

Duta Genre NTB Putri 2020 Aminah Vira mengatakan, sosialisasi akan terus berlanjut. Harapannya, dari revitalisasi PIK-R ini, remaja dapat mengenal permasalahan di lingkungan sekitar. ”Meski di tengah pandemi, remaja harus aktif dan produktif dalam kegiatan yang positif,” jelasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks