alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Perpanjang Masa Belajar di Rumah, Kemenag NTB Belum Siap New Normal

MATARAM-Seperti Dikbud NTB, Kanwil Kemenag NTB belum bisa menerapkan new normal di madrasah. ”Kami perpanjang lagi selama dua pekan,” kata Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag NTB H Zamroni Aziz terkait belajar mandiri, kemarin (2/6/2020).

 

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor B-1775/Kw.18.02/I/PP.00/05/2020. Pihaknya memperpanjang masa belajar dari rumah terhitung 2-15 Juni. Alasannya, mengikuti edaran Kemenag Pusat, serta melihat situasi dan kondisi penyebaran Virus Korona. Pihaknya juga mempertimbangkan pendapat Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). ”Kami benar-benar memperhatikan kondisi saat ini, bahwa kasus pasien positif di NTB juga terus meningkat ya, jadi ada kekhawatiran,” tegasnya.

 

Meski begitu, kepala madrasah juga harus mempersiapkan pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) 3-13 Juni. Penyesuaian dalam masa pandemi harus dibuat. ”Jadwalnya disesuaikan dengan kalender pendidikan,” ujarnya.

 

Nilai PAS bisa menggunakan penilaian dari portofolio, dengan mengumpulkan karya hasil kerja siswa. Bisa juga, sekolah memberi tugas kepada siswa, untuk mengukur atau meningkatkan kemampuan dan keterampilan. Dalam hal pelaksanaan kegiatan tersebut, madrasah diperbolehkan menggunakan daring atau secara konvensional melalui kegiatan home visit. ”Madrasah kita juga ada di pelosok, ada di wilayah susah sinyal, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tandas Zamroni.

 

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kota Mataram H Muhammad A menjelaskan, SE tersebut sudah disebarkan ke seluruh satuan pendidikan. ”Madrasah sudah menerimanya,” kata dia.

 

Terkait dengan pengumuman kelulusan jenjang MI pada 15 Juni dan MTs pada 5 Juni, Kemenag Kota Mataram telah mengambil keputusan. Kegiatannya dilakukan serentak secara daring, di sampaikan kepada orang tua, wali atau peserta didik pada pukul 17.00 Wita. ”Saya berharap, semua hal yang berkaitan dengan pengumunan ini, sudah disiapkan secara matang oleh madrasah,” pungkasnya. (yun/r9)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks