alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Zona Oranye, Sumbawa Putuskan Tetap Belajar dari Rumah

SUMBAWA-Pemkab Sumbawa kembali memperpanjang masa belajar dari rumah (BDR). ”1-30 September,” kata Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa H Sahril, pada Lombok Post, Rabu (2/9/2020).

Data menunjukkan, warga Sumbawa yang terkonfirmasi positif Covid-19, terus bertambah. Karenanya, pemerintah mengambil langkah tegas, khusus zona oranye penyebaran Virus Korona, guru dan kepala sekolah dilarang bekerja dari sekolah.

”Demi kesehatan dan keselamatan mereka,” ujar dia.

Dari hasil pemetaan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbawa, ada sembilan kecamatan berstatus zona oranye. Seperti Kecamatan Plampang, Lape, Moyo Hilir, Sumbawa, Unter Iwis, Labuhan Badas, Lunyuk, Utan, dan Alas Barat.

”Zona itu bisa berubah sewaktu-waktu, sesuai jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19,” terangnya.

Sebaliknya, guru dan kepala sekolah dari zona kuning penyebaran virus Korona, dapat bekerja dari sekolah. ”Kami mengharapkan, semua pihak tetap mematuhi dan menjalankan, protokol kesehatan,” tegas Sahril.

Selama masa BDR, guru tidak boleh membebani peserta didik dengan tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum.

”Sesuai arahan mendikbud, utamakan literasi dan numerasi, materi pencegahan Covid-19, ajarkan perilaku hidup bersih, gunakan masker dan lainnya,” jelasnya.

Tercatat  362 SD negeri dan sembilan swasta. Ada pula 93 SMP negeri dan 14 swasta.

”Kami sudah ada tim untuk memantau perkembangannya, sekaligus nanti diverifikasi,” tandasnya.

Ketua PGRI NTB Yusuf terus mendorong kreativitas guru. Jangan sampai kondisi ini membuat mereka terbebani. ”Keduanya (guru dan siswa,Red) harus santai dan rileks dalam kegiatan pembelajaran,” ujarnya.

Kepala LPMP NTB H Muhammad Mustari menambahkan, kreativitas dan inovasi pendidik sangat diperlukan. Dengannya berbagai kendala selama BDR bisa diatasi. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks