alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Mahasiswa FIK UMMAT Ukir Prestasi Nasional

MATARAM-Mahasiswa D3 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMMAT Leni Wismayani, mendapatkan juara sembilan ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2020.

”Alhamdulillah, kabar gembira ini tentu kami sambut dengan penuh rasa syukur,” kata Dekan FIK UMMAT Nurul Qiyam, pada Lombok Post, Kamis (1/10).

Pandemi Covid-19 membuat seluruh tahapan kegiatan digelar daring. ”Kami fasilitasi Leni supaya tidak kesulitan mengikuti ajang ini,” terangnya.

Kegiatan Pilmapres diikuti 40 mahasiswa yang telah lolos seleksi tingkat wilayah. Mahasiswa yang terpilih berasal dari Program Diploma dan Sarjana.

Dalam kondisi darurat pandemi, mahasiswa didorong tetap berprestasi. Baik dalam bidang gagasan kreatif, karya unggulan, bahasa Inggris dan karya ilmiah, yang dilakukan dari rumah.

Untuk kegiatan seleksi final tingkat nasional dilaksanakan 10-12 September. Leni mengikuti tahapan seleksi pada tes final Pilmapres, meliputi presentasi gagasan kreatif, karya unggulan dan tes bahasa Inggris.

”Memang hasil tidak pernah mengkhianati usaha, Leni Wismayani membuktikannya dengan mendapatkan peringkat ke-9 nasional dalam ajang tersebut,” ujarnya.

Prestasi tersebut merupakan suatu kebanggaan bagi FIK UMMAT, khususnya Prodi D3 Farmasi. Ini membuktikan mahasiswanya mampu bersaing pada tingkat nasional.

”Selamat dan sukses selalu kepada Leni Wismayani yang sudah memberikan hasil yang terbaik pada ajang pemilihan mahasiswa berprestasi tahun 2020 ini,” pungkas Nurul.

Dosen pembina FIK UMMAT Baiq Nurbaety berharap prestasi itu jadi pemantik semangat mahasiswa lain.
”Saat pandemi ini, inovasi dan kreativitas kita tidak boleh luntur, kita harus punya keyakinan meski dari rumah, kita punya kesempatan mengukir prestasi,” tandas dia. (yun/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks