alexametrics
Rabu, 25 November 2020
Rabu, 25 November 2020

PGRI NTB Minta Larangan Bawa Ponsel ke Sekolah Dicabut

MATARAM-Ketua PGRI NTB Yusuf meminta surat edaran mantan Gubernur NTB HM Zainul Majdi 2017 lalu dicabut. Surat tentang pemberlakukan larangan membawa telepon genggam ke dalam lingkungan sekolah bagi siswa SMA sederajat dianggap sudah tak relevan.

”Di tingkat bupati dan walikota juga ada, maka itu segera dicabut, karena ini era informasi dan digital sudah masuk, masak penggunaan handphone (hp) dilarang,” jelasnya.

Terlebih pada masa yang akan datang, sekolah akan menyesuaikan diri dengan membuat kelas-kelas digital. ”Ada fasilitas yang disediakan oleh sekolah, ada juga hp dari siswa sendiri dibawa ke sekolah, untuk mengakses materi bahan ajar itu,” tegasnya.

Terkait pengawasan, ada orang tua yang berperan untuk itu. ”Orang tua mendampingi anaknya,” pungkas Yusuf.

Terpisah, Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan mengatakan, aturan gubernur sebelumnya itu beberapa kali dibahas. Bahkan hampir setiap pelaksanaan program Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi, surat edaran tentang larangan membawa hp ke sekolah, kerap disinggung guru maupun siswa.

”Karena sekolah sudah banyak yang memanfaatkan teknologi, maka saat itu baik pak gubernur dan ibu wakil gubernur menyampaikan, akan dikaji kembali,” tegas dia.

Artinya isi yang tercantum dalam edaran tersebut, akan disesuaikan. Momen pandemi juga memunculkan kebijakan BDR daring. Ini mengharuskan peserta didik akrab dengan teknologi.

”Anak-anak harus dekat dengan pembelajaran itu, ada ponsel pintar, tablet atau sejenisnya untuk itu, sehingga edaran itu akan kita kaji ulang,” terang Aidy. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

XL Axiata Raih Dua Penghargaan Internasional

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil mendapatkan penghargaan tingkat internasional.

Dewan Mataram Minta Pembagian Bantuan JPS Usai Pilkada

-Sejumlah anggota dewan meradang. Bukan karena tak setuju dengan bantuan JPS tahap enam. Tapi, mereka khawatir JPS ini ditunggangi kepentingan politik jelang Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang.

Vividerm Sunblock Buatan Lombok yang Berhasil Go International

Sunblock atau pelindung kulit yang diproduksi Iwin Insani diklaim ramah lingkungan. Tidak memakai bahan kimia dan tidak merusak terumbu karang.

HARUM Tata Pesisir Mataram, Dorong Potensi Kelautan dan Pariwisata

Potensi besar dalam sektor kelautan di Mataram berbanding lurus dengan tantangan yang dihadapi. Keberadaan nelayan dari muara Meninting di Utara hingga  pesisir Mapak di selatan menyisakan sejumlah  persoalan yang membutuhkan solusi komprehensip. Terutama menyangkut kesejahteraan nelayan dan penataan kawasan.

Kasus Dana Desa Sesait, Jaksa Temukan Indikasi Kerugian Lain

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram menemukan indikasi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penggunaan dana desa Sesait, Kabupaten Lombok Utara (KLU). ”Kita ada temukan indikasi kerugian negara selain dari hasil temuan Inspektorat (KLU),” kata Kajari Mataram Yusuf, kemarin (22/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.
00:06:43

VIDEO : Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Pringgasela Lotim

Peredaran gelap narkoba di Provinsi NTB benar-benar mengkhawatirkan. Pera pelakunya menggunakan beribu macam cara. Bahkan sudah ada yang memproduksi barang haram itu di daerah ini. Polisi sudah berhasil membongkarnya.

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Otak Pabrik Sabu Lotim Buronan Interpol, Kabur dari Brunei-Malaysia

Terbongkarnya pabrik sabu sekala rumahan di Pringgasela, Lombok Timur (Lotim) menyeret nama MY alias Jenderal Yusuf. Nyatanya Yusuf bukan penjahat “kaleng-kaleng”. Dia kini mendekam di Lapas Mataram pernah berurusan dengan Interpol.
Enable Notifications    OK No thanks