alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Ingin Terapkan SKS, Dua Sekolah Belajar ke SMAN 5 Mataram

MATARAM-Penerapan program sistem kredit semester (SKS), mulai digelorakan kembali pada jenjang SMA di NTB. Terbaru, SMAN 1 Kota Bima dan SMAN 1 Dompu, menggelar studi tiru ke SMAN 5 Mataram sebagai sekolah yang sudah lama menerapkan SKS.

Alhamdulillah, kami disambut baik,” kata Kepala SMAN 1 Kota Bima Dedy Rosadi, pada Lombok Post, disela kegiatan di SMAN 5 Mataram, Senin (3/8/2020).

SMAN 5 Mataram merupakan satu-satunya di NTB yang menerapkan program SKS. Itu sudah dilaksanakan sejak 2006. Maka kegiatan studi tiru tersebut, dimanfaatkan untuk mempelajari hal-hal terkait. Mulai dari penyiapan tenaga pendidik, peserta didik, hingga kurikulum.

”Kita di sini berbagi pengalaman, berdasarkan apa yang dialami SMAN 5 Mataram, kami mendapatkan gambaran kebijakan, teknis pelaksanaan dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Menurutnya, program SKS benar-benar mengusung konsep belajar berkeadilan. Lantaran, mengakomodir semangat siswa. Baik dari segi bakat, minat, kemampuan, dan kecepatan belajar siswa. Siswa yang memiliki cara belajar dan memahami pembelajaran secara cepat, normal, dan kurang, semuanya dilayani.

”Anak-anak yang jadi output dari program SKS ini, yang cepat akan cepat lulus juga, sebaliknya yang kurang, akan kita bina dengan baik, supaya meraih masa depannya,” jelas Dedy.

SMAN 1 Kota Bima berencana, merealisasikan program SKS secara bertahap pada tahun ajaran 2020/2021. Sekolah sudah melakukan kunjungan rumah, menanyakan kemauan dan kesiapan peserta didik dan orang tua.

Dirinya mengatakan, jumlah sementara yang mau mengikuti program SKS, 30 siswa. ”Nanti akan kami lihat, bagaimana pola pembelajaran selama tiga bulan ini, dan selanjutnya akan kami evaluasi,” tandasnya.

Kepala SMAN 1 Dompu Muhamad Ihsan mengatakan, sekolah sudah pernah menjalankan program SKS pada 2005 silam. Namun dalam praktiknya mereka berhenti di tengah jalan. Maka, kegiatan studi tiru tersebut, juga dimanfaatkan untuk mempelajari langsung, kiat-kiat SMAN 5 Mataram yang terus bertahan menerapkan SKS.

”Banyak hal yang bisa kami ambil, Insya Allah setelah dari sini, kami akan pulang dengan semangat baru, dan akan melaksanakan program ini lagi mulai tahun pelajaran 2020/2021,” jelasnya.

Kepala SMAN 5 Mataram H Arofiq menyarankan, sekolah secara intensif melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sekolah perlu menjelaskan perihal program SKS yang sebenarnya. Jangan menganggap, bahwa SKS itu identik dengan lulus dua tahun dan sama seperti program akselerasi.

”SKS dan akselerasi itu berbeda, maka ini yang harus di sosialisasikan,” jelasnya.

Sekolah juga jangan takut untuk memulai program SKS ini. Jika selama penerapannya, ada siswa yang tidak kuat menjalaninya, maka bisa kembali ke kelas normal. ”Program ini tidak memaksa,” pungkasnya. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gali Terowongan, Napi Narkoba asal China Kabur dari Lapas Tangerang

KAPOLRES Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengungkapkan, pihaknya menemukan beberapa barang bukti berupa linggis, pahat, obeng dan lainnya yang digunakan terpidana mati kasus narkoba asal Tiongkok tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pegawai dan satu orang sipil.

Desa Mantang Masuk Nominasi Juara Lomba Kampung Sehat

Desa Mantang menjadi salah satu desa yang masuk nominasi juara pada Lomba Kampung Sehat di Lombok Tengah. Total ada 10 desa terbaik dari 139 desa dan kelurahan yang mengikuti lomba dari Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks