alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

Belum Diizinkan Wali Kota, Sekolah di Kota Mataram Masih Tutup

MATARAM-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram belum mendapat izin dari Wali Kota Mataram untuk menggelar belajar tatap muka. “Kita sudah mengusulkan agar sekolah mulai dibuka,” kata Kepala Disdik Kota Mataram HL Fatwir Uzali, kemarin.

Ia memaklumi jika izin itu belum keluar. Karena, Kota Mataram saat ini masih berstatus zona kuning penyebaran virus Korona. “Kita ingin, saat belajar tatap muka digelar, penularan Korona benar-benar bisa dihindari,” ungkap mantan kepala SMAN 1 Mataram ini.

Fatwir juga mengaku sudah melakukan komunikasi dengan gugus tugas penanganan Covid-19. Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan komunikasi dengan sejumlah wali murid terkait pembelajaran tatap muka. Terjadi pro kontra di antara orang tua akan dibukanya sekolah.

“Ada yang setuju, ada juga yang minta pembelajaran tatap muka dilaksanakan tahun depan,” ujarnya.

Menurutnya, pembukaan sekolah perlu ada kajian. Baik itu dari sisi kesehatan maupun hasil belajar. Jika dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) hasilnya tidak maksimal maka perlu ada evaluasi. “Saya rasa PJJ kurang maksimal. Tapi itu adalah pilihan,” tutur dia.

Fatwir juga memberikan kebebasan kepada guru menerapkan pembelajaran. Baik itu PJJ maupun tatap muka terbatas. Guru bisa melaksanakan PJJ atau tatap muka. Namun kebanyakan guru memilih PJJ.

Sebagian guru tidak mau repot. Bahkan dalam pembelajaran sistem online tersebut, guru hanya memberikan tugas kepada anak didiknya. Tanpa ada penjelasan atau pemberian materi terlebih dahulu yang disampaikan dalam sistem pembelajaran dalam jaringan (daring).

Terkait hal ini, Ketua PGRI NTB  Yusuf meminta guru kreatif. Jangan hanya menjejali anak didiknya dengan tugas. Karena, ini akan menyulitkan anak didik. “Sebelum memberikan tugas, guru harus menjelaskan materinya,” kata dia.

Dia menuturkan, di tengah mewabahnya Covid-19 guru dituntut banyak berinovasi. Bila perlu dalam membuat video guru bisa mengambil contoh yang mudah dimengerti anak didiknya. “Tidak mesti harus mengambil di internet,” kata Yusuf. (jay/r3)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Masukkan Program Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah

Program-program yang dicetuskan pasangan nomor urut 1, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) selalu bikin takjub. Salah satunya, memasukkan Mitigasi Bencana dalam kurikulum sekolah.

Industri Kreatif, Solusi Muda Hadirkan Lapangan Kerja

Debat publik putaran ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram telah selesai digelar. Pasangan HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda tampil maksimal dalam debat pamungkas.

Percepat Pemulihan Ekonomi, HARUM Prioritaskan Penggunaan Produk Lokal

Pandemi Covid 19 telah membuat perekonomian di Kota Mataram melambat. Sejumlah sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Mataram mengalami penurunan cukup signifikan.

Kampus Kemungkinan Dibuka Pertengahan Januari

Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada semester genap tersebut, perkuliahan akan menerapkan hybrid learning. Yaitu, kombinasi antara tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Lagi Kader PDIP Ditangkap KPK, Kali ini Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo, Kamis (3/12). Tim penindakan KPK mengamankan Kader PDI Perjuangantersebut  sekitar pukul 13.00 WIB.

Survei Indikator, Pathul-Nursiah Unggul di Pilbup Loteng

Hasil survei Indikator sejak 25-29 November lalu menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah unggul telak dengan perolehan 45,9 persen. Terpaut jauh dari pasangan di posisi kedua.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks