alexametrics
Sabtu, 6 Juni 2020
Sabtu, 6 Juni 2020

Kuliah dari Rumah, UIN Mataram Beri Mahasiswa Kuota Internet 30 GB Gratis

MATARAM-Kabar baik bagi seluruh mahasiswa UIN Mataram. Selama proses belajar mandiri secara daring dari rumah, kampus memberikan kuota internet gratis 30 GB. Penggunaannya untuk tiga bulan kedepan. ”Kami sudah menjalin kerjasama dengan provider Indosat,” kata Kepala UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPADA) UIN Mataram Ahmad Nurjihadi saat dikonfirmasi Lombok Post, kemarin (3/4).

Untuk bisa mengakses, mahasiswa harus menggunakan kartu GSM Indosat Ooredoo IM3. Dengan mengaktifkan paket Belajar di Rumah melalui aplikasi MyIM3 atau ke nomor *123*369#. ”Ini bukan hanya untuk mahasiswa saja, namun juga bapak dan ibu dosen juga bisa,” tegasnya.

Jihad membenarkan provider yang satu ini tidak semua mahasiswa bisa menjangkaunya. Bukan dalam segi harga, tetapi akses jaringan internet, yang belum tersedia di beberapa wilayah di NTB. ”Untuk hal ini, kami tetap mendiskusikannya dengan provider tersebut, bagaimana mencari solusi,” ujar dia.

Ia menjelaskan, satu lagi provider yang sedang dijajaki adalah Telkomsel. ”Sedang kami berdiskusi, untuk menjalin kerja sama, karena tahun-tahun sebelumnya kami juga menggunakan mereka,” kata dia.

Terlepas dari semua kendala yang ada, Jihad menegaskan yang terpenting saat ini, bagaimana usaha kampus. Usaha terus memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa.

”Minimal kita siapkan, karena pembelajaran daring ini sudah sebulan yang lalu, melalui WA Group atau Google Class Room,” terangnya.

Jangan sampai, kuota internet menjadi penghambat pembelajaran. Semangatnya untuk mempermudah mahasiswa. ”Kalaupun ada mahasiswa yang paling jauh tidak terjangkau, ini juga kami akan tetap cari solusinya, dengan Telkomsel ini kami serius jajaki,” kata dia.

Mahasiswa nantinya tidak hanya bisa membuka situs belajar semisal Ruang Guru, Quipper, Sekolahmu, dan Rumah Belajar, Mereka juga bisa mengakses yang lain.

Namun kata Jihad, UIN Mataram tetap melakukan pengawasan. Kuota sebesar 30 GB yang berlaku selama 30 hari itu, secara gratis hanya untuk keperluan akademis saja. ”Jangan dipakai untuk download film atau buka yang lain, ini yang akan kami monitor dari kampus,” tandasnya.

WR III UIN Mataram Hj Nurul Yakin berharap, layanan ini bisa digunakan secara bijak dan maksimal. ”Dalam kondisi ini, kita harus hemat termasuk dalam belajar,” tegasnya.

Saat ini, memang tidak semua mahasiswa bisa mengakses layanan tersebut. Dia meminta mahasiswa bersabar. ”Kami tetap memikirkan yang terbaik untuk mahasiswa, semuanya sedang berproses,” tutup Nurul. (yun/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tak Hanya Jumat, MUI Mataram Minta Masjid Dibuka Sepanjang Waktu

MATARAM-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Mataram meminta pintu Masjid dibuka selebar-lebarnya. Artinya, pembukaan Masjid tidak hanya untuk melaksanakan salat Jumat. Tapi, juga salat lima...

Positif Korona Jadi 30.514 Kasus, 9.907 Sembuh dan 1.801 Meninggal

JAKARTA--Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan masih terjadi adanya penambahan kasus yang tertular virus Korona di seluruh daerah di Indonesia. Yurianto mengatakan...

Korona Masih Tinggi, Destinasi Wisata Mataram Belum Dibuka

MATARAM-Destinasi wisata Kota Mataram masih akan ditutup. Meski pemkot sudah mengambil langkah untuk pra new normal. ”Yang pasti belum kita buka dalam waktu dekat,”...

Japnas-Pemprov NTB Perkuat Peluang Ditengah Pandemi Covid-19 Saat New Normal

MATARAM–Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) mengambil inisiatif, menjajaki peluang bangkit ditengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia dan dunia saat ini. Japnas menggandeng Pemprov NTB,...

Astra Motor Hadirkan Promo Hot Deals Special Juni

MATARAM- Astra Motor NTB setiap bulannya selalu memberikan penawaran paket promo yang sangat menarik khusus untuk konsumen setia Honda. Bulan Juni 2020 ini Honda...

Beban Bertambah, Selain BPJS Pekerja Harus Bayar Iuran Tapera

JAKARTA–Sistem Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) akan mewajibkan seluruh pekerja baik sektor pemerintah maupun swasta untuk menjadi peserta. Meski demikian, hanya masyrakat dengan penghasilan rendah...

Paling Sering Dibaca

Cek Korona di Mataram, Biaya Rapid Test Rp 400 Ribu, Swab Rp 1.250.000

MATARAM-Di masa New Normal, hasil rapid test dan swab sangat dibutuhkan. Misalnya jika Anda ingin bepergian dengan menggunakan pesawat. Padahal, biaya untuk rapid test dan...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

Jenazah Positif Korona, Warga di Kediri Lobar Tolak Pemakaman Standar Covid-19

GIRI MENANG-Sejumlah warga di Kediri, Lombok Barat  menolak mengikuti arahan pemerintah. Kaitannya dengan standar protokoler Covid-19 untuk pemakaman warga yang dinyatakan positif Korona. Seorang warga...

RS Mulai Kewalahan, Dokter Tertular, Ruang Isolasi Pasien Korona di Lombok Penuh

MATARAM-Selain banyaknya tenaga medis tertular virus Korona, rumah sakit rujukan Covid-19 di NTB mulai over kapasitas. Jumlah pasien yang dirawat melebihi kapasitas ruang isolasi. Anggota...

152 Tenaga Medis di NTB Tertular Korona, Pelayanan Rumah Sakit Bisa Lumpuh

MATARAM-Rumah sakit bisa lumpuh. Jumlah tenaga medis terjangkit Covid-19 melonjak dua kali lipat. Pekan lalu baru 67 orang. Namun kemarin sudah mencapai 152 orang. ”Ya,...