alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Pandemi Covid-19, Disdik Kota Mataram Siapkan Juknis Penilaian Akhir Tahun

MATARAM-Pandemi Covid-19 membuat pola pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) berubah. ”Yang biasanya mengumpulkan siswa, kini kegiatan itu ditiadakan,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, pada Lombok Post, kemarin (4/6/2020).

 

Menyiasati kondisi saat ini, pihaknya membuat petunjuk teknis (juknis), yang tertuang dalam surat edaran Nomor 423.7 /1342/Disdik.C1/V/2020. PAT dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai dan prestasi yang diperoleh sebelumnya. ”Melalui penugasan, tes daring, dan atau atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya,” tegas dia.

 

Pemerintah tidak akan menyulitkan sekolah, guru, peserta didik, bahkan orang tua dalam pelaksanaannya. Seperti penilaian diambil dari portofolio. Nilai yang digunakan, penilaian harian, tengah semester pada semester berjalan dengan mempertimbangkan kemajuan proses. ”Ada lagi dari penugasan, bisa diambil dari tugas yang mampu mengukur kompetensi dasar mata pelajaran,” ujarnya.

 

Seperti dicontohkan, membuat karya tulis singkat terkait Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran. Itu bisa diambil dari tema lingkungan atau kehidupan sehari-hari. Kemudian, membuat karya kreatif penerapan ilmu pengetahuan sesuai KD dalam bentuk ide atau gagasan berupa gambar, cerita, poster, iklan, sketsa dan lainnya. ”Membuat refleksi pengalaman belajar, kritik, dan atau harapan terkait matapelajaran yang bermakna bagi kehidupan diri dan lingkungan, kami upayakan berikan kemudahan,” tegas dia.

 

Selain itu, pihaknya juga memberikan opsi lain. Pelaksanaan PAT dilakukan melalui tes daring. Pada praktiknya, sekolah harus mempertimbangkan jangkauan dan kemudahan akses internet.

 

”Ujian dalam bentuk ini, bisa dilakukan dengan berbagai cara dan model tergantung daya dukung dan fasilitas,” kata Fatwir.

 

Terkait dengan bentuk soal tes daring, diupayakan lebih variatif sehingga konsistensi kemampuan dapat teruji dengan baik. Seperti bentuk soal uraian dengan open book, isian singkat, pilihan ganda dan bentuk lainnya. Dengan tetap mengakomodasi prinsip-prinsip penilaian, khususnya prinsip akuntabilitas.

 

Sekolah memastikan, siswa tidak berkumpul di suatu lokasi atau rumah dan bekerja secara jujur dengan pengawasan orang tua. ”Tes daring harus dibuktikan keterlaksanaanya dalam bentuk presensi kehadiran siswa, dan dilakukan pengawasan guru atau wali kelas, bisa juga melalui dokumentasi kegiatan,” pungkas Fatwir. (yun/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks