alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Pandemi Korona di NTB Belum Usai, Jangan Gegabah Buka Sekolah

MATARAM-Kepala daerah di NTB terus diingatkan, jangan gegabah mengeluarkan izin membuka sekolah.

”Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan,” kata Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) NTB Hj Nurhandini Eka Dewi, kepada Lombok Post, Selasa (4/8/2020).

Ada pula aturan yang tidak boleh dilanggar. Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran TA 2020/2021 pada Masa Pandemi Covid-19, dan SE Gubernur NTB Nomor 420/3320.UM/Dikbud.

”Kita semua harus taat dengan aturan itu,” ujarnya.

Menurutnya, sangat baik anak-anak saat ini tetap berada di rumah. Sehingga risiko penularan Virus Korona lebih sedikit. Karena belajar dari pengalaman sebelumnya, kematian yang terjadi diakibatkan dari interaksi dengan orang banyak.

”Ini yang harus kita pahami,” terang kepala Dikes NTB ini.

Eka menjelaskan, sampai saat ini anak-anak di NTB yang suspek Virus Korona 624 orang. Dari jumlah tersebut, 49 anak dengan status suspek meninggal. Jumlah anak yang positif Virus Korona 182 orang dan lima anak terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia.

”Dari sini saja kita bisa melihat, bahwa anak-anak punya risiko sangat tinggi untuk tertular,” jelasnya.

Dirinya memahami, bagaimana kegelisahan orang tua terhadap pendidikan sang buah hati. Keluhan tentang biaya BDR juga dimengerti. Ditambah realita lainnya, tidak ada fasilitas belajar seperti hp android, kuota internet, sinyal lemah yang dihadapi sebagian pelajar.

”Saya sangat paham kondisi ini,” klaimnya.

Tetapi yang harus di waspadai, jika pemda bersikukuh membuka KBM tatap muka, risiko penularan semakin tinggi. Jika sekolah dibuka, ada tiga tempat terjadi risiko penularan. Perjalanan anak menuju sekolah, di sekolah, dan terakhir perjalanan anak pulang sekolah.

”Bagaimana perjalanan pergi dan pulangnya, yang kita tahu kasus paling banyak terjadi saat perjalanan itu, memang di sekolah mungkin ditata, tetapi di perjalanan,” katanya melempar tanya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks