alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Pamsi Kembangkan Koin Perpus dan Pustakawan Cilik

GIRI MENANG-Pondok Pesantren Sayang Ibu (Pamsi), di Dasan Geria, Lingsar memprogramkan Santri Berburu Buku: Koin Perpus dan Pustakawan Cilik.

”Koin Perpus ini ide yang bermula dari banyaknya koin berceceran,” kata Pimpinan Pamsi Jamaludin, Jumat (3/9).

Ia menjelaskan Koin Perpus merupakan program patungan santri, guru, dan pondok. Dihajatkan demi membeli buku baru untuk Perpustakaan Pamsi.

”Proyek ini dieksekusi oleh tim kecil pengelola perpustakaan, yaitu Komunitas Pustakawan Cilik Pamsi. Komunitas ini beranggotakan siswa dan sejumlah guru,” tuturnya.

Ide Koin Perpus kali pertama muncul 2016. Ide tersebut kemudian diikutsertakan sebagai salah satu program Duta Baca Pamsi pada Lomba Hari Buku Nasional Lombok Barat 2017 silam. Idenya sederhana memanfaatkan koin yang lebih sering dianggap kurang bernilai.  ”Bayangkan jika setiap guru, Nune Dende, orang tua yang berkunjung, turut menabung koin. Berapa banyak yang bisa terkumpul dalam hitungan bulan, tahun. Jumlahnya bisa fantastis,” jelasnya.

Baca Juga :  Wifi Gratis di Lingkungan Sudah Bisa Dipakai Warga Mataram

Bagi Pamsi hal yang utama dalam sebuah lembaga sesungguhnya adalah perpustakaan, disamping laboratorium. Pamsi berkeyakinan perpustakaan sekolah bisa dikelola secara kolektif dan bergotong royong oleh warga pondok. Guru dan santri menyumbang uang, seikhlasnya, yang nanti akan ditambahkan dana dari pondok. Tujuan utamanya, membangun rasa cinta santri pada perpustakaan dengan cara membiarkan belajar dan terlibat menghidupkan perpustakaan.

Dalam kesempatan tersebut, Komunitas Pustakawan Cilik membeli 18 buku dengan genre ensiklopedia, novel, motivasi, sejarah dan buku how to.

”Komunitas inilah yang mengeksekusi Koin Perpus. Mengumpulkan donasi, mendata buku yang dibutuhkan, bahkan bertamasya ke toko buku untuk membeli buku,” tambahnya.

Selain membangun minat baca dan menghidupkan perpustakaan, Koin Perpus mengajak mengapresiasi hal-hal kecil, semisal koin. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, diyakini akan membawa sampai pada tujuan.

Baca Juga :  Perpustakaan Lotim Punya Banyak Program, tapi Belum Didukung Anggaran

”Sungguh, hal-hal besar, lahir dari hal-hal kecil, yang dipupuk, ditumbuh-suburkan setiap hari,” kata dia. (nur/r9/*)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/