alexametrics
Rabu, 2 Desember 2020
Rabu, 2 Desember 2020

Top, Dua Siswa SLB NTB Juarai FLS2N-ABK Nasional

MATARAM–Keterbatasan tidak menghalangi siswa SLB untuk berprestasi. Salah satu ajangnya, Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Anak Berkebutuhan Khusus (FLS2N-ABK) 2020 tingkat Nasional. ”Alhamdulillah, NTB membawa pulang dua juara,” kata Kepala Bidang Pembinaan PK-PLK Dinas Dikbud NTB Hj Eva Sofia Sari, pada Lombok Post, Senin (5/10/2020).

Lomba yang digelar secara daring itu, telah dilaksanakan 28-30 September. Hasilnya Ni Luh Ayu Jesika Prastjita dari SLBN 2 Mataram, mendapat juara I tingkat nasional untuk cabang lomba melukis SDLB. Sedangkan Silvia Atmajaya dari SLBN 1 Mataram, keluar sebagai juara III nasional untuk cabang lomba desain grafis SMALB.

”Prestasi ini luar biasa,” jelasnya.

Dirinya berterima kasih kepada orang tua, guru, dan sekolah yang telah memberi dukungan. ”Saat kondisi seperti ini, kita tetap menunjukkan semangat yang luar biasa, agar siswa-siswi kita mengukir prestasi,” terang Eva.

Sebagai bentuk apresiasi, Dinas Dikbud NTB langsung memberikan penghargaan. Ditambah lagi, karena ada siswa SMALB meraih juara nasional, sedang diupayakan mendapatkan beasiswa masuk perguruan tinggi khusus PLB (Pendidikan Luar Biasa). ”Anaknya ini sangat multi talent jadi kita upayakan,” ujarnya.

Pesannya, prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi siswa yang lainnya. ”Walaupun kondisi yang kita hadapi sekarang ini, ada di tengah wabah Virus Korona, jangan menutup diri dan tetap menampilkan yang terbaik,” kata Eva.

Harapan dia, hasil FLS2N-ABK juga sejalan dengan Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) ABK tingkat nasional. ”Kami sedang menunggu pengumuman lomba itu, mudah-mudahan kita kembali meraih juara nasional,” pungkas dia.

Ketua MKKS SLB se-Pulau Lombok sekaligus Kepala SLBN 1 Mataram Agung Wijayanto juga memberikan apresiasi.

”Bagaimana pun kondisi kita, pencapaian prestasi tetap dilakukan,” tegasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pegadaian Catat Kinerja Positif Meski Pandemi

”Ini dari jumlah total pembiayaan kedua program kami, yakni gadai dan non gadai,” ujar M Arif Fanany, kepala Departemen Mikro PT Pegadaian Persero Area Ampenan, Selasa (1/12/2020).

STIE AMM Disegel, Pihak Terkait Diingatkan Jangan Korbankan Mahasiswa

”Secara psikologis kan trauma itu (mahasiswa, Red),” kata Pengamat Pendidikan Prof H Mahyuni, saat dikonfirmasi Lombok Post, Selasa (1/12/2020).

Dikbud NTB Semprot Kepala Sekolah, Tak Libatkan KTU Susun RKAS

”Kelihatan ini pada saat kita evakin (evaluasi kinerja, Red),” jelasnya, saat pembukaan rapat koordinasi dan evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik SMA tahap III untuk Pulau Sumbawa, di Senggigi, Senin malam (30/11/2020).

HARUM Jadikan RTH sebagai Pengendali Banjir

Sebagai sebuah wilayah yang berada di hilir sungai Mataram kerap mendapatkan air kiriman dari hulu ketika musim penghujan tiba. Ditambah dengan hujan di Mataram, kiriman air dalam jumlah besar mengakibatkan terjadinya genangan dan banjir.

Menolak Miskin, Pusparini, Tukang Sapu Jalan yang Memilih Keluar dari PKH

Banyak orang kaya bermental miskin. Namun ada juga masyarakat kurang mampu tapi bermental kaya. Pusaparini, warga Lingkungan Karang Anyar Kelurahan Pagesangan Timur salah satunya.

Pemkot Mataram Berencana Gaji 1800 Ketua RT

Rancangan APBD tahun anggaran 2021 telah ditetapkan oleh DPRD Kota Mataram dan eksekutif, kemarin (30/11). Dalam APBD tahun 2021 ini, ada beberapa kebijakan yang dibuat oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di akhir masa jabatannya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.
Enable Notifications    OK No thanks