alexametrics
Rabu, 2 Desember 2020
Rabu, 2 Desember 2020

MAN 2 Mataram Wakili NTB dalam MTQ Nasional

MATARAM-Naura Saniya Zaimi, siswi kelas X IPA 3 MAN 2 Mataram terpilih mewakili NTB. Dia akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional, ke-28 di Padang, Sumatera Barat, 12-21 November 2020.

Gadis 15 tahun ini akan ikut dalam mata lomba cabang khat Alquran, golongan kaligrafi kontemporer putri. Dirinya meraih juara pertama, untuk mata lomba yang sama pada MTQ ke-28 NTB, 2-9 Oktober 2019 lalu.

”Sebelum hari H, saya sekarang sedang memantapkan persiapan aja,” ujar Naura.

Kaligrafi kontemporer memiliki gaya khas, yang memadukan ayat Al Quran atau hadist. Dibalut dalam karya seni lukis.

”Jadi imajinasi kita yang lebih bermain, bagaimana menggabungkan dan harus sesuai antara ayat, arti ayat tersebut, dengan latar yang mau kita lukis,” tegasnya.

Menggambar dan melukis bukan hal yang baru bagi Naura. ”Saya juga minta doanya ya,” pungkas dia.

Kepala Sekolah MAN 2 Mataram H Lalu Syauki menjelaskan rencananya membuat jadwal pelatihan dengan pola Training Center (TC).

”Kami sudah siapkan fasilitas, berikut dengan guru yang akan mengajarkan dan melatih dia nanti,” jelasnya.

Dirinya juga telah meminta semua guru mata pelajaran, membebaskan Naura dari aktivitas pembelajaran dan penugasan. ”Nanti tugas atau materi yang tertinggal, bisa diselesaikan sepulang dari lomba,” terang Syauki.

Naura ditargetkan masuk enam besar nasional. ”Untuk urusan mengembangkan prestasi peserta didik, kami tetap menjalankan secara total,” tandasnya.

Hj Muniroh Chamim, orang tua Naura sangat bangga terhadap putrinya.

”Tentu bahagia dan bangga dengan prestasi ini,” terangnya seraya mengucap syukur.

Diceritakan, Naura sudah memiliki bakat sejak kecil. Dia belajar otodidak. ”Dia sudah beberapa kali mengikuti perlombaan, baik ditingkat provinsi maupun nasional,” ujar wakil ketua Pengadilan Agama Giri Menang ini.  (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pegadaian Catat Kinerja Positif Meski Pandemi

”Ini dari jumlah total pembiayaan kedua program kami, yakni gadai dan non gadai,” ujar M Arif Fanany, kepala Departemen Mikro PT Pegadaian Persero Area Ampenan, Selasa (1/12/2020).

STIE AMM Disegel, Pihak Terkait Diingatkan Jangan Korbankan Mahasiswa

”Secara psikologis kan trauma itu (mahasiswa, Red),” kata Pengamat Pendidikan Prof H Mahyuni, saat dikonfirmasi Lombok Post, Selasa (1/12/2020).

Dikbud NTB Semprot Kepala Sekolah, Tak Libatkan KTU Susun RKAS

”Kelihatan ini pada saat kita evakin (evaluasi kinerja, Red),” jelasnya, saat pembukaan rapat koordinasi dan evaluasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik SMA tahap III untuk Pulau Sumbawa, di Senggigi, Senin malam (30/11/2020).

HARUM Jadikan RTH sebagai Pengendali Banjir

Sebagai sebuah wilayah yang berada di hilir sungai Mataram kerap mendapatkan air kiriman dari hulu ketika musim penghujan tiba. Ditambah dengan hujan di Mataram, kiriman air dalam jumlah besar mengakibatkan terjadinya genangan dan banjir.

Menolak Miskin, Pusparini, Tukang Sapu Jalan yang Memilih Keluar dari PKH

Banyak orang kaya bermental miskin. Namun ada juga masyarakat kurang mampu tapi bermental kaya. Pusaparini, warga Lingkungan Karang Anyar Kelurahan Pagesangan Timur salah satunya.

Pemkot Mataram Berencana Gaji 1800 Ketua RT

Rancangan APBD tahun anggaran 2021 telah ditetapkan oleh DPRD Kota Mataram dan eksekutif, kemarin (30/11). Dalam APBD tahun 2021 ini, ada beberapa kebijakan yang dibuat oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di akhir masa jabatannya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Subsidi Upah, Guru Honorer dapat Rp1,8 Juta

Pemerintah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS yang akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.
Enable Notifications    OK No thanks