alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Cegah Kerumunan, SMP 2 Mataram Umumkan Kelulusan Via WhatsAPP

MATARAM-Menyikapi pandemi Covid-19, pengumuman kelulusan SMP digelar dengan cara yang sangat sederhana. ”Alhamdulillah, kami sudah umumkan hasilnya lewat grup WA forum kelas,” kata Kepala SMPN 2 Mataram Muhammad Nazuhi, kepada Lombok Post kemarin (5/6).

Sebanyak 332 siswa SMPN 2 Mataram menerima pengumuman tersebut. Dalam pemberitahuan, sekolah tidak mencantumkan nilai. Hanya keterangan lulus atau tidak. Kriteria kelulusan sebelumnya sudah ditentukan Disdik Kota Mataram.

Penilaian didasarkan pada nilai lima semester akhir diambil dari nilai kelas VII-IX semester ganjil, digunakan sebagai nilai kelulusan, sementara nilai kelas IX semester genap, dimasukkan nilai rapor dan lainnya. ”Tahun ini, siswa kami lulus 100 persen karena semua kriteria, sudah memenuhi syarat,” ujarnya.

Nazuhi menjelaskan, untuk pengambilan Surat Keterangan Lulus (SKL), piagam penghargaan bagi siswa berprestasi dan rapot, orang tua harus mengambil secara langsung ke sekolah. ”Sesuai instruksi pemerintah, kami tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga :  Mulai Buka Sekolah, Loteng Antisipasi Potensi Klaster Pendidikan

Sebelum orang tua mengambil SKL, terlebih dulu dilakukan pememeriksaan suhu tubuh. Semuanya menggunakan masker, sekolah juga menyediakan tempat cuci tangan, mengatur jarak kursi, disediakan hands sanitizer dan guru yang memberi SKL, menggunakan sarung tangan.

”Kami tidak memakai nomor antrean, siapa yang duluan datang kami langsung arahkan masuk ke aula, dan orang tua juga sangat paham, selesai terima SKL mereka langsung pergi,” kata dia.

Untuk menghindari penumpukan, SMPN 2 Mataram sudah menjadwalkan pengambilan SKL. Sebagai sekolah yang memiliki ratusan siswa hingga 10 kelas. Hari Jumat, pukul 08:00-09:30 WITA, untuk kelas IX A-B, pukul 10:00-11:30 WITA bagi kelas IX C-D. Hari Sabtu, giliran kelas IX E-J.

Baca Juga :  Lowong, 32 Posisi Kepala Sekolah di Mataram Segera Terisi

”Nanti kalau mau legalisir ijazah silakan, kami sarankan kepada orang tua untuk legalisir seperlunya saja,” tandas Nazuhi.

Helmi Fuadi, orang tua siswa dari kelas IX D tidak bisa menyembunyikan perasaan sedih sekaligus bahagia. Sedih karena momen kelulusan yang biasanya dirayakan secara meriah, tidak dilakukan. ”Bahagianya, anak-anak sudah melewati langkah ini,” jelas dia.

Sementara bagi sekolah yang memiliki jumlah siswa IX dibawah 100, memilih membagikan SKL secara langsung kepada orang tua, dilakukan hari ini. ”Kami ada 64 siswa kelas IX,” kata Kepala SMP 21 Mataram Didik Syamsul Hadi.

Semua orang tua yang hadir, diwajibkan memakai masker. ”Apa yang menjadi anjuran pemerintah, dalam pencegahan Covid-19 ini, benar-benar kita laksanakan,” tegasnya. (yun/r9)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/