alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Bulan Ini Seleksi Program Guru Penggerak, Berikut Kriterianya!

MATARAM-Kemendikbud telah merilis episode lima program merdeka belajar. Salah satunya fokus pada peningkatan kapasitas tenaga pengajar, melalui program guru penggerak. ”Kami dukung, karena memilih guru-guru yang memiliki komitmen tinggi dalam melakukan inovasi,” kata Ketua PGRI NTB Yusuf pada Lombok Post, Senin (6/7).

 

Program ini dinilai akan mampu menggerakkan guru-guru lain. Termasuk menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya, menjadi pendamping bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah. Juga mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah. Termasuk membuka ruang diskusi positif dan ruang kolaborasi antar guru dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Terakhir, menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well being ekosistem pendidikan di sekolah.

 

”Guru penggerak diharapkan menjadi agen sekaligus pemimpin perubahan di sekolah. Guru penggerak dijadikan sebagai katalis perubahan pendidikan di daerahnya,” jelas dia.

 

Banyak hal positif yang bisa diraih. Seleksi guru penggerak dilakukan bulan ini. Kemdikbud sendiri telah mengeluarkan surat edaran dalam rangka menyiapkan program guru penggerak.

 

”Program ini terbuka untuk semua guru baik negeri maupun swasta asal memenuhi persyaratan,” jelasnya.

 

Dirinya menguraikan, kriteria umum dalam seleksi guru penggerak, Guru PNS maupun non-PNS baik dari sekolah negeri maupun swasta. Memiliki akun guru di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1/D4, pengalaman minimal mengajar lima tahun, dan masa sisa mengajar tidak kurang dari 10 tahun. Termasuk memiliki keinginan kuat menjadi guru penggerak dan angkatan pertama program guru penggerak akan ditujukan untuk guru TK, SD, SMP dan SMA.

 

Kriteria seleksinya, menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid. Memiliki kemampuan untuk fokus pada tujuan. Memiliki kompetensi menggerakkan orang lain dan kelompok. Juga memiliki daya juang yang tinggi, kompetensi kepemimpinan dan bertindak mandiri. Termasuk memiliki kemampuan untuk belajar hal baru, terbuka pada umpan balik, dan terus memperbaiki diri. Juga memiliki kemampuan berkomunikasi efektif dan pengalaman mengembangkan orang lain, hingga memiliki kedewasaan emosi dan berperilaku sesuai kode etik.

 

”Kesempatan terbuka lebar bagi guru, jadilah pembawa perubahan dalam dunia pendidikan,” tandasnya. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks