alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Pandemi Covid-19, Kemendikbud Kaji Perubahan Kurikulum

MATARAM-Usul perubahan kurikulum, mengikuti new normal telah mencuat. ”Kalau kami, kebijakannya itu tergantung dari kementerian,” Kepala LPMP NTB H Mohamad Mustari, kepada Lombok Post kemarin (7/6/2020).

 

Dikatakan, saat ini Kemendikbud RI melalui Pusat Kurikulum dan Perbukuan, sedang mengkajinya. Berdasarkan SE Nomor 4 Tahun 2020 Kemendikbud, tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19,  mendorong aktivitas belajar yang bermakna. Termasuk tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh. Namun Kemendikbud tetap berupaya menyesuaikan hal tersebut atau mengubahnya, dengan melihat perkembangan pandemi di Indonesia.

 

”Memang dari awal, guru diimbau untuk merdeka atau membuat semacam panduan,” jelas Mustari.

 

”Masukan-masukan dari bawah, sedang dikaji pemerintah pusat, kita tunggu saja bagaimana hasilnya,” terangnya.

 

PGRI NTB melalui pengurus besar PGRI pusat, telah mengusulkan kepada pemerintah, untuk menyusun kurikulum standar pembelajaran masa pandemi.

 

”Saya setuju ya, karena pasti ada perbedaan antara pembelajaran tatap muka secara langsung dengan daring,” tegas Mustari.

 

LPMP NTB tetap akan memantau, kebijakan perubahan kurikulum. Karena dalam hal penerapannya, tentu akan berbeda pada masing-masing daerah. ”Tidak semua melaksanakan daring ya, ada luring juga, jadi tetap kami tunggu hasilnya,” tandas dia.

 

Ketua Dewan Pendidikan NTB H Rumindah mengatakan, boleh-boleh saja melakukan perubahan pada kurikulum. Tetapi hal itu diprediksi membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena itu disarankan, selagi Kemendikbud masih mengkaji, pemda melalui dinas pendidikan, bisa membuat SE mengenai pengembangan kurikulum tingkat sekolah, kelas, dan mata pelajaran. ”Itu bisa langsung diterapkan,” tegasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Kemenag Lotim Rekomendasikan Pembukaan Kembali 52 Ponpes

Kementerian Agama (Kemenag) Lotim telah merekomendasikan 52 ponpes untuk dapat memondokkan santri dan santriwatinya kembali. “Kita ajukan ke gugus tugas covid-19 Lotim. Nanti gugus tugas yang memberikan izin,” jelas Kepala Kemenag Lotim H Azharudin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Sambut MotoGP, RSUD Mandalika Ditargetkan Tuntas Desember

Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandalika NTB segera dibangun. Proyek Rp 45,6 miliar itu ditargetkan tuntas 14 Desember mendatang. ”RS ini disiapkan untuk menunjang penyelenggaraan MotoGP 2021,”  kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, Senin (13/7)

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks