alexametrics
Selasa, 27 September 2022
Selasa, 27 September 2022

Unram Lepas Duta Kampus Merdeka 2022

MATARAM–Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo secara resmi melepas Duta Kampus Merdeka Unram 2022. Mereka meliputi Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, Program Kampus Mengajar, dan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), dilepas di Dome Unram, Senin (8/8/2022).

Dia berpesan, manfaatkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk memajukan desa dan membina masyarakat. ”Kalian semua, selain Duta Kampus Merdeka Unram, kalian juga pahlawan untuk Unram,” tegasnya.

Tema kegiatannya Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya. Belajar Sambil Berdampak. Mahasiswa yang berpartisipasi, diharapkan mampu memberikan kontribusinya kepada desa.

Rektor menekankan, ilmu yang telah didapatkan selama menempuh pendidikan di kampus, harus diberikan untuk masyarakat. ”Ilmu ini tidak akan sia-sia. Ilmu ini akan bermanfaat untuk mereka dan tidak ada putus-putusnya selama ilmu tersebut diimplementasikan oleh masyarakat,” tandasnya.

Aurelius Rofinus Lolong Teluma, ketua PIC Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, melaporkan ada 27 program studi S1 yang mendaftarkan diri. Dengan 174 mata kuliah. ”Kami berharap banyak mahasiswa Unram yang kuliah sambil jalan-jalan keliling Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Unram Latih Guru Buat Alat Peraga Matematika

Pihaknya juga berusaha mendorong, mahasiswa dari seluruh Indonesia datang ke NTB, khususnya Unram. ”Ini setelah kami mencoba merayu, ternyata respons mereka sangat luar biasa,” terangnya.

Ia merincikan, selama kegiatan outbond, 377 mahasiswa Unram mendaftar untuk mengikuti pertukaran mahasiswa merdeka dan 148 mahasiswa terpilih yang siap berangkat. Sedangkan, kegiatan inbond pada batch pertama ada 720 mahasiswa seluruh Indonesia yang ingin bergabung ke Unram dan terpilih 150 mahasiswa.

”Mereka yang akan bergabung bersama kita pada semester ini,” sambung Aurelius.

Peserta inbond berasal dari 74 perguruan tingi yang mengirimkan mahasiswanya untuk bergabung berkuliah di Unram pada semester ini dan paling banyak dari Universitas Candi.

Pertukaran mahasiswa tidak hanya berasal dari dalam negeri saja, tetapi juga skala internasional. ”Kami telah menyiapkan dana untuk lima mahasiswa yang ingin berkuliah di UUM (Universitas Utara Malaysia, Red),” pungkasnya.

H Dedi Setiadi, PIC Program Kampus Mengajar batch 4 menjelaskan, kegiatan dilaksanakan mulai Agustus sampai Desember. Tercatat 84 dosen mendaftar sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) pada sistem, dan yang dinyatakan lulus 20 DPL. Pesannya, untuk seluruh mahasiswa kampus mengajar, tidak mangkir dan tidak mengundurkan diri setelah mengikuti pelatihan dan pembengkalan kampus mengajar. ”Tuntaskan demi nama baik Unram,” tegas pria bergelar doktor ini.

Baca Juga :  Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

Erwan, DPL PPK Ormawa Unram mengatakan, ada 14 proposal yang dikirim dari Unram dan bersaing dengan sekitar 1.800 kelompok mahasiswa dari seluruh Indonesia. Ini untuk program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Membangun Desa.

Kemudian dari 14 proposal tersebut, ada tiga proposal yang lolos di tahap pertama. ”Masing-masing PPK ormawa ini diberikan dana hibah sebesar 40 juta,” ungkapnya.

Program MBKM Membangun Desa ditujukan untuk mahasiswa, agar timbul rasa empati, peduli yang tinggi. Serta rasa tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa untuk memecahkan masalah-masalah di desa. ”Mahasiswa diharapakan membawa informasi, teknologi yang sudah dihasilkan dikampus untuk mengambangkan masyarakat desa,” tegas pria bergelar doktor ini. (yun/r9/*)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/