alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

SMAN 1 Terara Bantah Wajibkan Siswa Bayar SPP

MATARAM-SMAN 1 Terara, Lombok Timur diterpa isu tak sedap menarik BPP/SPP pada situasi Pandemi Covid-19. ”Saya juga harus klarifikasi, ini tidak benar karena kami sudah buat edaran tentang itu,” kata Kepala Bidang Pembinaan SMA H Muhammad Fauzan, kemarin (9/6).

Acuannya Surat Edaran (SE) Nomor 420/2649.UM/Dikbud perihal rangkaian layanan PAS/PAT selama Pandemi Covid-19. Disebutkan pembayaran BPP tidak menjadi syarat bagi siswa, untuk mengikuti pelaksanaan PAS/PAT (Penilaian Akhir Semester/Tahun), bahkan keperluan kenaikan kelas hingga penerimaan rapor.

”Tidak boleh menarik BPP dan sekali lagi saya klarifikasi, kami dari dinas tidak pernah menyuruh menarik BPP,” jelas dia.

Tetapi Dinas Dikbud NTB memberi kesempatan ke sekolah, boleh memberi imbauan kepada orang tua atau wali siswa, agar membayar BPP. Harus dipahami, imbauan tidak mengikat. ”Kalaupun ada yang membayar, Alhamdulillah, sebaliknya kalau tidak, ya tidak apa-apa,” terang Fauzan.

Wakasek Humas SMAN 1 Terara H Lalu M Thayib tegas membantah isu tersebut. ”Saya klarifikasi, itu tidak benar,” ujar dia.

Diakuinya, memang secara periodik, sekolah menyampaikan imbauan untuk melakukan pembayaran BPP. Seperti pada 30 Mei, sekolah menyampaikan hal serupa, melalui masing-masing wali kelas. ”Itu sudah tiang laporkan ke KCD Lotim.” Jelasnya.

Begitu juga pada 7 Juni, setelah SE Dinas Dikbud NTB perihal rangkaian layanan PAS/PAT selama pandemi Covid-19 keluar, sekolah kembali mengimbau. Thayib mengatakan, sejauh ini pelaksanaan PAT berjalan lancar. Buktinya, 650 siswa mengikuti kegiatan itu dan tidak pernah terjadi permasalahan. ”Tidak ada siswa yang tidak diikutkan,” tandas Thayib.

Kepala SMAN 1 Terara H Ishak mengatakan, tidak pernah menulis persyaratan apapun. ”Saya seorang pendidik yang punya hati nurani,” ujarnya. (yun/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks