alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Cegah Korona, Dikbud NTB Kumpulkan Kepala Sekolah

MATARAM-Kemendikbud RI merilis Surat Edaran (SE) mengenai pencegahan dan penanganan Covid-19. ”Surat edaran ini tentu akan kami teruskan,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB H Aidy Furqon, saat ditemui Lombok Post, Kamis (12/3/2020).

 

Dalam SE itu, Kemendikbud mengimbau dinas mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Mereka diarahkan  berkoordinasi pada fasilitas pelayanan kesehatan setempat.

 

Kunci mencegah penularan Covid-19, menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Serta selalu membiasakan diri hidup bersih. ”Jangan lupa ibadah,” ujarnya.

 

Ia mengakui Satuan Pendidikan cukup dilematis menanggapi protokol SE tersebut. Termasuk menghindari kontak fisik seperti berjabat tangan antarwarga sekolah. Seperti berjabat tangan. ”Tidak apa-apa itu tetap dijalankan, asalkan sesudahnya harus langsung cuci tangan,” terang dia.

 

”Tidak boleh ada kegiatan di luar untuk sementara ini,” ujarnya mengingatkan.

 

Dia mengingatkan, sekolah jangan berhenti melaksanakan program bersih dan sehat. Aidy tegas meminta kepala sekolah, selalu menyediakan tempat cuci tangan. Termasuk menyediakan alat-alat kebersihan dan membuat lingkungan sekolah bebas dan bersih dari sampah. ”Ini sejalan dengan program zero waste,” jelasnya.

 

Bahkan Dinas Dikbud NTB akan menjadikannya sebagai indikator penilaian pada prestasi kerja kepala sekolah. ”Terutama pada P yang ketiga yaitu Pelayanan, kebersihan yang diatur sekolah masuk P yang kedua, Penampilan,” jelas Aidy.

 

Hari ini Dikbud NTB akan mengumpulkan lebih dari 100 orang kepala dan wakil kepala sekolah. Termasuk dari unsur pembina UKS dan OSIS lingkup Mataram dan Lombok Barat.  ”Mereka akan mendapatkan penjelasan cara pencegahannya,” tegas dia.

 

Kegiatan itu, akan menjelasan secara rinci pencegahan awal. Turut diberikan pemahaman tentang Covid-19 atau Virus Korona tersebut.

 

Wakasek Bidang Kesiswaan SMAN 7 Mataram Musrifin mengatakan telah melakukan imbauan. Baik melalui lisan di kelas maupun melalui grup media sosial pembina dan pelatih ekskul. ”Jaga kesehatan, kebersihan baik di rumah maupun di sekolah, dan paling penting pembiasaan cuci tangan” tegasnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks