alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Kegiatan DAK Fisik SMA di NTB Dipastikan Tetap Berjalan

MATARAM-Pandemi Covid-19 membuat sejumlah penyelenggaraan kegiatan di sektor pendidikan terganggu. Namun ada juga yang tetap berjalan seperti DAK fisik jenjang SMA. ”Saya pastikan ini tetap berjalan,” kata Sekretaris Dinas Dikbud NTB H Muhtadi Hairi, pada Lombok Post kemarin (12/6/2020).

 

Hal itu ditandai dengan sedang berlangsungnya penandatangan nota kesempahaman. Dilakukan dengan kepala sekolah, sebagai penerima bantuan tersebut. ”MoU-nya juga terus berproses, hari ini (kemarin,Red), masih kepala SMK yang sedang tanda tangan,” jelas dia.

 

Dirinya berharap, tahapan tersebut segera selesai, sehingga rehabilitasi sekolah bisa secepatnya dilakukan. ”Nggak sampai Juli kok, paling bulan ini sekolah-sekolah mulai melaksanakan kegiatannya,” kata Muhtadi.

 

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PMK.07/2020 pada 16 April lalu, status DAK fisik reguler untuk SMA, SMK dan PK-PLK bersifat tetap. Sehingga tahun ini, Dinas Dikbud NTB mendapatkan alokasi anggaran Rp 129 miliar.

 

Rinciannya, bidang SMA Rp 39 miliar, SLB Rp 4,3 miliar dan SMK Rp 86 miliar. ”Jumlah itu tidak akan diganggu gugat,” ujarnya.

 

Muhtadi mengingatkan, kepala sekolah memanfaatkan anggaran sebaik-baiknya. Jangan sampai ada penyalahgunaan. Karena ada sistem yang mengawasi. Apalagi saat ini, pengerjaan proyek DAK fisik berlangsung dalam masa pandemi. ”Harus berjalan sebagaimana mestinya,” ujar dia.

 

Sedari sekarang, sekolah juga harus mempersiapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Agar semua pihak yang bekerja di dalamnya tetap merasa aman. Muhtadi berharap, perbaikan sekolah pada masa pandemi Covid-19, memiliki dampak positif. Para pekerja memiliki pendapatan. ”Setidaknya ini bisa membantu ekonomi para pekerja,” pungkasnya. (yun/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks