alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

KBM Tatap Muka Tahap II, SMAN 4 Mataram Perbaiki Kekurangan

MATARAM–Momen simulasi KBM tatap muka tahap II, harus dimanfaatkan  untuk berbenah. ”Kami sudah petakan mana yang harus kami lengkapi,” kata Kepala SMAN 4 Mataram Jauhari Khalid, pada Lombok Post, Senin (12/10/2020).

Tercatat 10 SMA sederajat di Mataram menggelar kegiatan ini, pada pekan pertama. Karena sifatnya penguatan, ada penambahan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 internal sekolah. Mereka dari unsur siswa kelas XII.

”Anggota tim sekarang mencapai 50 lebih orang,” terangnya.

Diterangkan, pada tahap I, sekolah menerapkan sistem blok atau shift berdasarkan kelas. ”Hari Senin dan Selasa yang masuk seluruh kelas X, Rabu dan Kamis kelas XI, Jumat Sabtu kelas XII,” ujar Khalid.

Sementara tahap II, sekolah menerapkan sistem blok atau shift berdasarkan jurusan. ”Kalau hari Senin ini (kemarin.Red), yang ikut itu siswa dari kelas X jurusan IPA, kelas XI dan XII jurusan IPS,” tegasnya.

Hal ini dimaksudkan agar siswa kelas X, bisa mengenal siswa kelas XI dan XII. Dengan pola itu, 26 kelas di SMAN 4 Mataram yang terisi setiap harinya.

Selama simulasi penguatan, fokus perhatian SMAN 4 Mataram masih terkait protokol kesehatan mencakup 3M. Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Saat kedatangan siswa, tim mengkampanyekan protokol kesehatan. Saat kepulangan, petugas memantau hingga radius 200 meter dari sekolah. ”Itu penguatan kami dari sisi agar tidak terjadi kerumunan,” ujarnya.

Sekolah juga sudah membuat edaran kepada orang tua, menjemput anaknya lebih awal.

Pengawas Pembina SMAN 4 Mataram Hj Kencu menambahkan, wali kelas harus berkoordinasi dengan orang tua. Anaknya harus disiapkan bekal dari rumah. ”Karena kantin belum boleh dibuka,” terangnya. (yun/r9)

 

 

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks