alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020

Di Sumbawa, MPLS Boleh Daring atau Tatap Muka

SUMBAWA-Masa pengenalan lingkungan siswa (MPLS) di Kabupaten Sumbawa akan digelar secara virtual dan tatap muka langsung. Hal itu tertuang dalam SE Dinas Dikbud Sumbawa Nomor 421.7/1297/Dikbud/2020.

”Dilakukan selama tiga hari, 13 sampai 15 juli,” kata Kepala Dinas Dikbud Sumbawa H Sahril, pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Keputusan menghadirkan peserta didik baru, murid kelas I SD dan siswa kelas VII SMP secara langsung ke sekolah sudah melalui berbagai pertimbangan. Termasuk melalui koordinasi langsung dengan tim Satgas Percepatan  Penanganan Covid-19 Pemkab Sumbawa. Alasannya, kasus positif penyebaran Covid-19 di Sumbawa, dinilai menurun. ”Ini sudah kita konsultasikan dengan pak sekda juga,” ujarnya.

Rinciannya, 371 SD dan 107 SMP negeri maupun swasta di Sumbawa, akan meggelar kegiatan MPLS. Kendati demikian, Dinas Dikbud Sumbawa sudah mewanti-wanti seluruh satuan pendidikan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Sahril menekan, kegiatan MPLS bagi SD dan SMP menerapkan pola shift atau blok. Tidak boleh ada sentuhan fisik, misalnya bersalaman. Satu shift hanya boleh dilakukan selama tiga jam saja. Sehingga sekolah menyiapkan materi tentang sekolah, yang dikemas semenarik mungkin. Agar dalam waktu terbatas itu, peserta didik dapat mengerti. Tidak diperkenankan menerapkan jam istirahat bagi peserta didik, untuk menghindari kerumunan.

”Pelaksanaan MPLS akan dipantau dan dievaluasi  secara langsung oleh tim kabupaten dan unsur pengawas sekolah,” tegasnya.

Untuk MPLS virtual, berlaku bagi peserta didik baru, yang tidak hadir karena bepergian ke luar daerah. Sehingga satuan pendidikan harus menyiapkan profil sekolah dalam bentuk video atau dokumentasi foto. ”Nanti tinggal dibagikan ke mereka,” kata dia.

Sahril menegaskan, MPLS tatap muka yang diterapkan, selain membantu  peserta  didik baru  beradaptasi, diharapkan menjadi sentuhan psikologis.

”Ini adalah modal sosial, dalam rangka pembelajaran selanjutnya masa depan,” pungkasnya. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Jumlah Pasien Korona NTB dalam Kondisi Kritis Melonjak Drastis

Semakin banyak pasien Covid-19 masuk ke RSUD NTB dalam kondisi parah. ”Pasien datang sudah dalam keadaan gagal napas,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri usai meninjau pembangunan rumah sakit darurat khusus Covid-19, Rabu  (29/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks