alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Pandemi Covid-19, Dikbud NTB Cegah Kemunculan Klaster Sekolah

MATARAM-Pemerintah tak ingin sekolah memunculkan klaster baru Covid-19.

”Kita pasti belajar dari kejadian ini,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Kamis (13/7/2020).

Jika muncul klaster sekolah, artinya itu dampak ketidakpatuhan menjalankan protokol kesehatan. ”Bisa jadi peristiwa itu bukan terjadi di sekolah, karena di sekolah diatur ketat dan sistematis, melainkan saat jalan pulang tidak terkontrol,” ujarnya.

Sebelum tatap muka awal September, Dinas Dikbud NTB akan melakukan simulasi terlebih dahulu.

”Kalau dari hasil ini dinyatakan bagus atau buruk, pelayanan kesiapan dan kepatuhan warga sekolah, maka kita akan sangat mudah meneruskan KBM tatap muka, atau mencabutnya,” jelas Aidy.

Dia berjanji secara ketat menerapkan protokol kesehatan. ”Alangkah baiknya memang kita persiapkan segala sesuatunya,” kata pria bergelar doktor ini.

Selama masa transisi ini, Dinas Dikbud NTB juga akan terus menagih kesiapan sekolah. Pihaknya juga tidak hanya mengevaluasi kesiapan sarana pendukung pencegahan penyebaran virus korona. Pihaknya juga akan ketat mengevaluasi penilaian.

Pada daftar kesiapan, sudah tercantum sekolah harus mengidentifikasi kesehatan guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Yang memenuhi syarat kesehatan dapat belajar di sekolah.

”Sekolah harus benar-benar memperhatikannya,” tegas dia.

Orang tua diminta ikut menyiapkan masker dan membiasakan anak memakainya. Dia juga mengingatkan, orang tua berhak tidak mengizinkan anaknya masuk sekolah. Jika masih khawatir karena sejumlah pertimbangan, hak itu bisa digunakan.

”Ini sangat penting, orang tua juga harus jujur dengan kondisi keluarga di rumah, apakah reaktif atau nonreaktif, atau pernah melakukan kontak atau tidak, ini harus jujur,” tandas Aidy.

Ketua PGRI NTB Yusuf mengingatkan, pijakan dalam menentukan KBM tatap muka adalah regulasi. ”Bagaimana pun, keputusan mereka terkait membuka sekolah maka kita harus taat dan patuh pada atasan pembina kepegawaian daerah,” tegasnya. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks