alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Jangan Khawatir, Kuota Belajar Bisa Dimanfaatkan Siswa dan Guru

MATARAM–Ada kekhawatiran, pembagian kuota belajar pada program bantuan kuota internet tidak bisa dimanfaatkan maksimal.

”Kita nggak boleh pesimis, karena pemerintah pasti sudah mengantisipasi semuanya,” kata Ketua LPMP NTB H Mohammad Mustari menepis hal itu, Selasa (13/10/2020).

Memang pusat menegaskan, kuota belajar hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang telah ditentukan.

”Saya rasa dari 20 aplikasi belajar itu, sudah ada yang akrab di kalangan guru dan siswa,” terangnya.

Agar kuota belajar bisa bermanfaat, antara guru dan siswa harus ada kesepakatan. Misalnya, menggunakan portal belajar yang disepakati bersama.

”Jadi silakan ditentukan yang mana, supaya kuota belajar ini nggak sia-sia,” tegas dia.

Menurutnya, pembagian kuota belajar lebih banyak ketimbang kuota umum, agar tidak ada penyalahgunaan pemanfaatan. ”Namanya juga kuota ya, sedikit saja kita nggak berhenti pakai, apalagi kalau banyak, belum ini kita pakai siapa BDR, guru kewalahan mengawasi,” ujar Mustari.

Terpisah Kepala SMKN 4 Mataram Bakiriyanto mengatakan, bila sejumlah aplikasi populer tidak bisa diakses, pihaknya tentu melirik aplikasi lain. ”Kuota belajar ini harus terpakai,” terangnya.

Agar bisa dimanfaatkan, sekolah akan menggelar pelatihan untuk guru. Sesuai aplikasi yang disediakan Kemendikbud. Dikatakan, siswa terkadang bosan menggunakan metode atau aplikasi yang selalu sama. ”Ini sebagai cara kami, guru juga terus belajar dan meningkatkan kompetensi diri dalam hal penguasaan teknologi,” sambung Bakir.

Beberapa guru yang sudah menguasai penggunaan aplikasi belajar, akan menjadi tutor bagi guru yang lain. ”Kami mandiri saja, memanfaatkan tutor-tutor,” tandas dia. (yun/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks