alexametrics
Sabtu, 20 Agustus 2022
Sabtu, 20 Agustus 2022

Gelar Workshop Penyusunan Buku Pedoman Bidang Kemahasiswaan

Rektor Unram Ssambut Baik Permendikbudristek tentang PPKS

MATARAM – Universitas Mataram (Unram) menggelar Workshop Penyusunan Buku Pedoman Kemahasiswaan Universitas Mataram Tahun 2021 di Senggigi, 11-12 November.

“Ini akan dijadikan sebagai pedoman bagi ormawa yang ada di Unram dalam melaksanakan kegiatan,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unram Prof Enny Yuliani.

Ia mengatakan tujuan penyusunan buku pedoman ini adalah untuk memudahkan dan memperlancar kegiatan pelaksanaan program kerja dalam bidang kemahasiswaan di Unram. Sesuai dengan program kerja yang telah disusun. Sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian visi dan misi Unram. Termasuk berkontribusi terhadap pemeringkatan pencapaian prestasi mahasiswa dalam SIMKATMAWA. Yang mana pemeringkatan pencapaian prestasi mahasiswa ini dijadikan sebagai acuan oleh Kementerian dan Perguruan Tinggi dalam penilaian kinerja dan atau prestasi dalam bidang kemahasiswaan.

”Karena itu, semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Ormawa di Unram harus berpedoman dan mengacu pada buku pedoman ini,” tambahnya.

Buku Pedoman Kemahasiswaan Universitas Mataram Tahun 2021 disusun dengan mengacu pada ketentuan dari Kemdikbudristek, Statuta Univeristas Mataram, Peraturan Rektor dan Tata Tertib Akademik. Penyusunan buku pedoman ini dihadiri oleh tim hukum, perwakilan ormawa (BEM, DPM, UKM), dan wakil dekan bidang kemahasiswaan dan alumni di lingkungan Unram. Dalam buku pedoman tersebut nantinya akan mengatur tugas pokok dan fungsi organisasi kemahasiswaan, tugas dan fungsi pembina ormawa, tata tertib dan kode etik, penegakan kode etik dan pemberian sanksi, prosedur operasional baku kegiatan kemahasiswaan, dan penghargaan mahasiswa berprestasi.

Baca Juga :  Dana BOS Madrasah Swasta Cair Paling Lambat 31 Maret

”Selain Buku Pedoman Kemahasiswaan akan disusun pula Peraturan Rektor tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Kemahasiswaan,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Unram Prof H Lalu Husni menyambut baik kegiatan workshop peyusunan buku pedoman kemahasiswaan tersebut. Namun, betapapun bagusnya sebuah pedoman/peraturan kalau tidak diikuti oleh pengawasan yang baik tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

”Saya menyambut baik kegiatan workshop penyusunan buku pedoman bidang kemahasiswaan ini,” kata Prof Husni.
Rektor Unram yang juga Guru Besar Ilmu Hukum itu mengingatkan agar penyusunan pedoman peraturan kemahasiswaan ini dapat ditindaklanjuti dengan sistem pengawasan yang baik. Ia yakin betul, bidang kemahasiswaan ini memang membutuhkan kerja ekstra, waktu dan tenaga, itulah menjadi tanggung jawab bidang kemahasiswaan.

Baca Juga :  Gunakan Metode Takakura, Mahasiswa Unram Latih Warga Olah Sampah Organik

“Saya berharap kepada bapak dan ibu yang menangani bidang kemahasiswaan agar bisa memantau setiap kegiatan mahasiswa baik di dalam maupun di luar kampus,” tambahnya.

Terkait Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi. Prof Husni mengatakan dengan adanya Permendikbudristek ini maka ada payung hukum yang berlaku secara nasional untuk menangani kekerasan seksual di Perguruan Tinggi yang selama ini hanya menggunakan Peraturan Rektor tentang Kode Etik. Dalam Permendikbudristek ini juga telah detail mengatur langkah-langkah dalam penanganan mencegah kekerasan seksual di Perguruan Tinggi.

Tujuan Permendikbudristek ini adalah memastikan terlindunginya secara layak hak warga negara atas pendidikan, melalui pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan Pendidikan tinggi.

“Untuk itu, menjadi tanggungjawab bersama civitas akademika untuk mewujudkan suasana yg kondusif dilingkungan kampus yang bebas dari tindakan kekerasan seksual,”pungkasnya. (nur/*)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/