alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020

APD Langka, SMKN 4 Mataram Produksi Ribuan Masker dan Hazmat Untuk Tenaga Medis

MATARAM-Menyikapi kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD), SMKN 4 Mataram berinisiatif memproduksi masker dan perlengkapan tenaga medis baju Hazmat. ”Rencananya kami produksi masker sebanyak 1.500 buah dan 15 hazmat suit,” kata Kepala SMKN 4 Mataram Bakiriyanto, saat ditemui Lombok Post, kemarin (14/4/2020).

 

Ribuan masker itu diproduksi oleh siswa kelas X, XI dan XII SMKN 4 Mataram, dari jurusan tata busana. Memanfaatkan kain perca bersih. Untuk fasilitas, sekolah meminjamkan sejumlah mesin jahit agar siswa bisa menyelesaikan seluruh pekerjaannya di rumah masing-masing. ”Sudah terkumpul sampai saat ini ada 1.025 masker,” imbuhnya.

 

Untuk produksi APD hazmat, SMKN 4 Mataram bekerja sama dengan Panti Sosial Bina Remaja Karya Putra Mataram, di Bengkel, Lombok Barat. ”Sebanyak 20 anak penerima manfaat yang membantu kami, dari jurusan tata busa,” kata dia.

 

Sejauh ini, produksi hazmat suit sudah hampir rampung. Tinggal pembuatan sepatu, untuk melengkapi pelindung tenaga medis. ”Semua bahan dan tenaga pengajar dari kami, kemudian alatnya dari mereka, saling kolaborasilah kita ini,” ujarnya.

 

Selama proses produksi kedua belah pihak tetap memperhatikan protokol kesehatan. Anak-anak wajib menggunakan masker, dan disediakan hand sanitizer. ”Ini yang sangat kami utamakan,” tegas Bakiriyanto.

 

Rencananya, APD tersebut akan diserahkan SMKN 4 Mataram ke Pemprov NTB. ”Seribu masker dan hazmat suit kami berikan ke pemerintah, sisanya 500 masker akan kami bagikan ke warga sekolah, orang tua siswa dan warga sekitar sekolah,” tutupnya.

 

Kepala Bengkel Jurusan Tata Busana SMKN 4 Mataram Suharni mengatakan, kegiatan produksi yang dilakukan saat ini, masuk nilai Praktek Kerja Industri (Prakerin). ”Jadi tidak ada yang sia-sia mereka lakukan,” tegasnya.

 

Mengenai pembuatan hazmat suit, wanita yang akrab disapa Bunda Harni ini mengatakan, semuanya sudah sesuai standar. Baju APD berbahan spunbond kedap air, berwarna pink. Itu berdasar hasil konsultasi ke sejumlah tenaga medis. ”Mereka bilang, boleh pakai pink, asal jangan warna gelap atau merah, Akhirnya kita buat, karena ketimbang mereka pakai jas hujan, kami bantu semampunya,” kata dia.

 

Kepala Panti Sosial Bina Remaja Karya Putra Mataram Muhammad Nur Faturrahman mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan agar anak penerima manfaat dapat meningkatkan kemampuan. Terutama pada bidang tata busana.

 

”Ini bisa menambah keahlian dan pengalaman mereka, ketika nanti masa pelatihannya sudah habis, kami mengharapkan kegiatan ini membuat anak-anak lebih mandiri,” ujarnya. (yun/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Jumlah Pasien Korona NTB dalam Kondisi Kritis Melonjak Drastis

Semakin banyak pasien Covid-19 masuk ke RSUD NTB dalam kondisi parah. ”Pasien datang sudah dalam keadaan gagal napas,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri usai meninjau pembangunan rumah sakit darurat khusus Covid-19, Rabu  (29/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks